BANTENRAYA.COM- Aktivitas Keagamaan Mahasiswa Islam (AKMI) STISIP Banten Raya belum lama ini sukses menggelar seminar keumatan dengan tema “Peran Pemuda Dalam Membangun Peradaban Islam” di aula STISIP Banten Raya Pandeglang.
AKMI merupakan lembaga yang dibentuk untuk menangani keresahan permasalahan peran pemuda yang terjadi di aktivitas sehari-hari.
Ketua pelaksana seminar, Emi Suliastini menyampaikan terimakasih karena peserta seminar antusias. Bahkan pesertanya juga datang dari semua mahasiswa dan pelajar yang ada di Pandeglang.
Baca Juga: Penuhi Hak dan Perlindungan Anak Secara Komprehensif
Hadir dalam acara ini sebagai narasumber Mohamad Iyos Rosyid S.KPm., M.AP. Sebagai dosen STISIP Banten Raya, dan Ibu Sowatul Inayah S.Ag penyuluh Bimnas Islam Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang.
Ismail sebagai ketua Aktivitas Keagamaan Mahasiswa Islam AKMI STISIP Banten Raya menyampaikan, seminar terlaksana berangkat dari keresahan persoalan peran.
kaum pemuda kekinian yang banyak larut dan bangga dalam gaya hidup yang jauh dari nilai nilai Islam.
“Harapan dari terlaksana acara seminar keumatan ini mampu memotivasi tinggi untuk memajukan peradaban Islam,” tegasnya.
Baca Juga: Frekuensi Gempa Bumi di Banten Meningkat 183 Persen dalam Sepekan Terakhir
Mohamad Iyos Rosyid selaku Narasumber pertama menyampaikan bahwa pemuda hari ini adalah penentu peradaban bangsa di masa depan. Pemuda adalah cerminan kemajuan untuk masa depan.
“Kita memiliki waktu yang sama, memiliki kesempatan yang sama untuk terus mengasah kualitas diri untuk lebih produktif. Kemauan belajar dan terus mengasahnya adalah modal untuk lebih maju lagi,” terangnya.
Sowatul Inayah S.Ag, menjelaskan bahwa pemuda memiliki sejarah panjang baik di dunia maupun Islam serta Indonesia. Catatan sejarah dipenuhi oleh anak muda. Semangat anak muda harus lebih tumbuh dalam peradaban Islam saat ini.
“Semangat itu harus selalu tumbuh, agar pemuda dimasa depan lebih siap mempersiapkan untuk kemajuan Indonesia dan menjadi pilar kemajuan bangsa di era selanjutnya,” jelasnya.
Baca Juga: Link Live Streaming dan Prediksi Pemain Borneo FC vs Arema FC, Ajang Balas Dendam Pesut Etam
Selain itu Nazmudin, dosen STISIP Banten selaku Pembina Aktivitas Keagamaan Mahasiswa Islam (AKMI) menyampaikan pesan berharga untuk mahasiswa STISIP Banten Raya dan peserta seminar keumatan.
“Jika di kampus lain UKM yang terfokus kepada aktivitas keislaman itu LDK cuma di kampus STISIP Banten Raya kita namanya AKMI. Pengarahannya satu terus semangat dalam menuntut ilmu yang mengedepankan nilai-nilai ke Islaman,” tutupnya. ***



















