BANTENRAYA.COM – Niat pamer ular piton yang dilingkarkan ke leher, seorang pria hampir tewas terlilit.
Aksi nekat ular piton dilingkarkan ke leher hingga nyaris tewas itu kemudian viral di media sosial Facebook.
Dalam video yang beredar, pria tersebut terlihat melingkarkan ular piton di lehernya. Sementara tangannya memegang kepala ular agar tidak menyerangnya.
Baca Juga: Ulang Tahun ke-61, Segini Nilai Harta Kekayaan Presiden Jokowi Terbaru
Namun beberapa saat kemudian ular piton yang melingkar di leher pria itu makin kencang hingga menghambat pernapasannya.
Akibatnya, pria tersebut langsung tersungkur dan kejang-kejang imbas lilitan ular dan langsung membuat panik warga yang melihat kejadian itu.
Warga kemudian berteriak meminta pertolongan warga lain, untuk membantu melepas lilitan ular di leher pria tersebut.
Baca Juga: Kerjakan Proyek Fiktif Rp4,5 miliar, Kacab BKI Cilegon Divonis 5 Tahun
Tak lama kemudian beberapa orang pria datang membantu. Beruntung, ular tersebut melepas lilitannya.
Pria tanpa pakaian dan hanya menggunakan celana berwarna kuning itu, akhirnya bisa kembali bernapas.
Lucunya, meski hampir mati karena lilitan ular, pria tersebut justru kembali memburu ular tersebut dengan bermodalkan kayu.
Baca Juga: Berhasrat Tinju Lawan Nindy Ayunda Pacar Dito Mahendra, Nikita Mirzani: Jangan Pakai Pelindung Wajah
Pria tersebut akhirnya membunuh ular itu, dengan berkali-kali memukul kepala ular yang hampir membunuhnya.
Aksi pria tersebut, kemudian mendapatkan komentar dari sejumlah netizen, yang menganggap kelakuan pria itu konyol.
“Walaupun ular piton ga berbisa, tapi lilitan nya kuat & mematikan. Ini contoh penangkapan ular piton yg salah. Jangan di tiru,” ujar akun Facebook Achmad Fahrurozie.
Baca Juga: 15 Istilah Psikologi untuk Perasaan yang Sulit Dijelaskan, Pernah Alami yang Mana?
“Lilitan di leher membuat aliran darah ke otak tersendat. otak kekurangan oksigen. kepala rasanya mampet mau meledak, nafas ikut terganggu & tiba-tiba kesadaran sudah berkurang drastis,” ungkap akun Facebook Ari Wibowo. ***



















