BANTENRAYA.COM – Netizen digegerkan terkait video kawasan Pantai Lawata, Bima, Nusa Tenggara Barat atau NTB yang diduga tercemar limbah.
Video viral terkait pantai Lawata Bima yang tercemar limbah tersebut diunggah oleh akun TikTok @radar_bekasi.
Dalam video tersebut, terlihat bagaimana air pantai Lawata Bima sebelumnya berwarna biru, berubah warna coklat seperti pasir akibat pencemaran limbah.
Baca Juga: H-4 Lebaran Tol Merak Macet Parah, Empat Jam Pemudik Hanya Bergerak Tujuh Kilometer
Pria yang merekam menyebutkan kondisi pantai Lawat Bima yang tercemar limbah.
Menurut pria yang merekam tersebut bahwa ia sedang di perahu yang disediakan oleh Dinas Pariwisata Kota Bima.
Pria tersebut mengatkan bahwa ia keliling demi ingin memantau sejauh mana dan seberapa luas dampak dari tercermarnya limbah sekitar wilayah pantai lawata.
Baca Juga: Dikabarkan Terbaring di Rumah Sakit, Berikut Profil Hendropriyono
“Kalau dilihat dari jauh ini seperti halnya pasir-pasir yang ada di gurun pasir,” ujar pria yang merekam kondisi pantai Lawata Bima
Sebelumnya, pria tersebut terlebih dahulu mendapatkan informasi dari netizen mengenai kondisi pantai Lawata.
“Terima kasih kepada netizen yang menduga awalnya adalah pasir yang ada di sekitaran pantai, namun ternyata ini adalah limbah,” ungkap pria itu.
Baca Juga: Link Download Chika 20 Juta Full, Akun Instagram Chika Mendadak Hilang
Kemudian, pria tersebut menerangkan bahwa limbah yang mencemari pantai Lawata bentuknya seperti makanan jelly dan menyebabkan ikan-ikan mati.
Limbah itu diduga minyak dari Pertamina.
Pria yang merekam itu juga mengatakan bahwa rekan-rekan jurnalis mencoba melakukan konfirmasi kepada pihak Pertamina.
Baca Juga: Gunakan Kompor Induksi, Kampung Hijau Kemuning UMKM Binaan PLN Banten Makin Produktif
“Namun dihalangi security yang ada di sana,” tuturnya.
Adapun laporan dari pria tersebut, ketebalan limbah yang mencemari pantai Lawata Bima sekitar 5 centimeter.
“Ketebalannya itu sekitar lima centi, jadi cukup parah sekali,” imbuhnya.
Baca Juga: Hujan Deras Semalaman, Cilegon Dilanda Banjir, Walikota Bilang Begini…
“Sekarang Dinas Pariwisata pusing tujuh keliling karena persiapan untuk Idul Fitri yang di mana nanti pengunjungnya akan membludak di wilayah pantai Lawata ini,” jelasnya.
Laki-laki dalam video menyebutkan bahwa pantai Lawata Bima merupakan salah satu destinasi wisata unggulan.
“Pantai Lawata adalah destinasi wisata unggulan mereka yang bisa menjual dan mengdongkrak PAD mereka,” terangnya.
Baca Juga: Hukum Memakai Pakaian Baru saat Lebaran 2022
Adapun luas yang diakibatkan oleh pencemaran limbah di kawasan pantai Lawata Bima sekitar 10 hektar, bahkan lebih.
“Dampaknya sekitar 10 hektar, tapi nampaknya masih panjang sekali, karena saya tadi dari wilayah kabupaten, dan yang paling parah di Teluk Bima, sekitaran wilayah Pertamina di pantai Lawata,” pungkasnya.***



















