BANTENRAYA.COM – Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan atau Gapasdap menggelar aksi sosial.
Gapasdap bersama Relawan Mengetuk Pintu Langit dan Pajero Sport Family atau PSF membangun musala di Kampung Lontar Jiwantaka RT. 01 RW 01, Kelurahan Lontar Baru Kecamatan Serang, Kota Serang.
Musala yang dibangun Gapasdap, Relawan Mengetuk Pintu dan PSF tersebut sebelumnya rusak total akibat diterjang banjir yang melanda kota Serang beberapa waktu yang lalu.
Baca Juga: Tim SAR Terus Evakuasi Alfamart Gambut Ambruk, Satu Orang Meninggal Dunia
Peresmian dan serah terima langsung dilakukan Wakil Ketua Umum dan Sekjen DPP Gapasdap, Ketua DPC Gapasdap Merak, Ketua DPC Gapasdap Bakau.
Kemudian Ketua Relawan Yayasan Mengetuk Langit beserta Kepala Chapter Banten Pajero Sport Family kepada kepada masyarakat RT. 01 RW. 01 di Kampung Lontar Jiwantaka.
Acara Serah terima mushola ini juga diselingi dengan kegiatan santunan yang diberikan kepada anak yatim di sekitar mushola.
Baca Juga: 6 Remaja Diduga Terlibat Perang Sarung di Pandeglang hingga 1 Tewas Diamankan
Ketua DPC Gapasdap Merak Togar Napitupulu mengatakan, kegiatan sosial ini dilakukansebagai bentuk kepedulian asosiasi.
Lalu juga untuk meringankan beban warga sekitar musala supaya tetap bisa melaksanakan Ibadah di bulan Ramadhan ini.
“Ini adalah bentuk kepedulian kami supaya masyarakat di sekitar Mushola yg rusak total tetap bisa melaIukan kegiatan ibadah memgingat saat ini kan bulan Ramadhan,” katanya lewat risil kepada Bantenraya.com.
Togar menyatakan, saat ini warga bisa melakukan tarawih dengan nyaman, serta ibadah lainnya di Ramadhan.
“Jadi lebih nyaman untuk meningkatkan ibadah Ramadhan,” ujarnya.
Masyarakat korban banjir Serang khususnya warga RT. 01 RW. 01 kampung Lontar Jiwantaka, Kelurahan Lontar Baru Asep merasa bersyukur dan berterima kasih atas kegiatan sosial yang dilakukan oleh Gapasdap, Relawan Mengetuk Langit dan PSF tersebut.
Baca Juga: Profil Tsamara Amany, Ketua DPP PSI yang Memilih untuk Keluar Sebagai Pengurus dan Kader
Dengan telah berdirinya kembali mushola yang beberapa waktu lalu hampir rata dengan tanah, warga sekitar kembali bisa melakukan aktifitas ibadahnya.
“Apalagi ini kan bulan Ramadhan, tentu kami sangat senang dan bahagia” pungkasnya. ***



















