BANTENRAYA.COM – Di tengah pandemi Covid-19 yang terus adanya peningkatan, namun tidak membuat pelayanan terhambat. Salah satunya untuk pelayanan perpustakaan digital iBanten.
Dinas Perpusataa dan Kearsipan atau DPK Banten terus meningkatkan pelayanan kepada para pecinta literasidengan menambah koleksi judul buku pada aplikasi iBanten milik DPK Banten.
Pustakawan DPK Banten Ashabul Kahfi menyampaikan, jumlah koleksi pada iBanten tahun 2021 kemarin sebanyak 813 kali lima copy.
Baca Juga: Paulo Dybala Tak Kunjung Dikontrak Juventus, Ini Penyebabnya
Sedangkan tahun ini rencananya akan ditambah sebanyak 160 judul buku kali lima copy.
“Dari jumlah itu semua, jenis bukunya pun berbeda-beda. Ada buku khusus anak, fiksi, non fiksi, pendidikan, ilmiah dan sejarah,” kata Kahfi kepada Bantenraya.com di ruang kerjanya, kemarin.
Tahun ini, lanjut Kahfi, jenis buku anak lebih banyak dibandingkan tahun kemarin. Hal tersebut dikarena jumlah peminat buku anak pada masa pandemi lebih banyak.
Untuk menjaga hak cipta, I Banten sudah menggunakan sistem digital rite manajemen (DRM).
“Melalui DRM ini penulis dan percetakan tidak akan dirugikan, karena buku hanya bisa dibaca tanpa bisa diunduh,” ucapnya.
Kahfi menjelaskan, cara mengakses perpustakaan digital adalah dengan login ke iBanten, kemudian melakukan pendaftaran dan menjadi anggota secara cuma-cuma alias gratis.
Baca Juga: Pegang Pundak Melaney Ricardo, Ekspresi Ghozali Everyday Bikin Salfok
Adapun keuntungan member iBanten diantaranya adalah jangka waktu keanggotaan selama lima tahun dan bisa meminjam hingga seribu buku.
“Kemudian maksimal peminjaman per hari 3 judul buku dan buku akan aktif selama 10 hari. Hingga saat ini jumlah koleksi iBanten sebanyak 3.108 judul dengan jumlah eksemplarnya sebanyak 44.770 dari 150 penerbit,” katanya.
Diungkapkannya, sejak tahun 2017 jumlah pengunjung yang menikmati iBanten sebanyak 420 pengunduh.
Baca Juga: Lahan TNUK jadi Alternatif Lokasi Relokasi Warga Kecamatan Sumur, Antisipasi Gempa Megathrust
“Sedangkan jumlah pemakai iBanten sebanyak 1.605 yang terdiri dari anggota sebanyak 1.180 orang dan sisanya bukan anggota,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala DPK Banten Usman Asshiddiqi Qohara menyampaikan, bahwa iBanten salah satu upaya DPK Provinsi Banten untuk tetap memberikan pelayanan ditengah pandemi Covid-19.
“Artinya, masyarakat tidak perlu datang ke DPK Banten untuk bisa menikmati membaca buku. Warga Banten cukup mengakses iBanten agar tetap bisa membaca buku,” ujarnya. ***


















