BANTENRAYA.COM – Warga Kampung Karodangan RT 01 dan RT 02 RW 3 Kelurahan Sepang, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten, memprotes adanya sampah liar di lingkungan mereka.
Sebagai bentuk protes, mereka menanam batu nisan dan buat kuburan dari sampah liar yang ada di lingkungan tempat tinggalnya.
Sejumlah warga membuat kuburan dari sampah liar dengan cara menumpuknya sehingga terlihat seperti gundukan kuburan.
Baca Juga: Bejat! Paman dan Tetangga Perkosa Gadis Keterbelakangan Mental di Kota Serang
Kuburan dari sampah liar ini juga merupakan simbol matinya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan membuang sampah pada tempatnya.
Sardi, Ketua RW 03, mengatakan, warga sudah kesal dengan adanya aksi buang sampah di lokasi sampah liar yang berada di Jalan Raya Sepang.
Beberapa kali warga sempat memergoki pembuang sampah yang ternyata bukanlah warga Kampung Karodangan. Mereka melainkan warga dari sejumlah perumahan yang berdekatan dengan lokasi sampah liar.
Baca Juga: Tayang Malam Ini, Berikut Sinopsis Ordinary Day, Drakor Terbaru Kim Soo Hyun
“Tapi efeknya orang-orang menyangka bahwa warga Kampung kerudungan yang membuang sampah di sini padahal bukan,” ujar Sardi, Jumat, 26 November 2021.
Pembangunan kuburan ini menurut Sardi merupakan simbol protes dan matinya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan serta membuang sampah pada tempatnya.
Sampah-sampah itu juga dibuang oleh warga perumahan tetapi berdampak buruk bagi masyarakat Karodangan.
Ketua Paguyuban Warga Sepang (Puwas) Mukhtar Efendi mengatakan, aksi protes yang dilakukan oleh warga menurutnya sangat wajar karena mereka merasa dirugikan dengan adanya sampah liar tersebut.
Warga lain yang membuang sampah di lokasi itu namun yang kena dampak buruk adalah warga Kampung Karodangan.
Mukhtar mengatakan, sebelumnya lokasi yang dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah liar merupakan tanah kosong.
Baca Juga: Empat Pelajar Viral Bawa Sajam Akhirnya Ditangkap Polisi
Namun karena ada satu dua orang yang mengawali membuang sampah di situ akhirnya saat ini ini ada tiga titik di Jalan Raya Sepang yang dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah liar.
Dia mengatakan keberadaan sampah liar ini sudah cukup lama terjadi sekitar satu tahun ke belakang dan meresahkan warga. ***



















