BANTENRAYA.COM – Ustadz Farid Okbah dikabarkan ditangkap oleh Densus 88, Selasa 16 November 2021.
Menurut Tim Pengacara Muslim (TPM), Ustadz Farid Okbah dijemput Densus 88 selepas melaksanakan Salat Subuh.
“Ustadz Farid ditangkap habis shalat subuh persiapan mau berangkat ke Cirebon dan Jogja untuk sosialisasi apa pelantikan pengurus Partai Dakwah dan sekaligus akan dipersiapkan untuk melakukan ceramah-ceramah di beberapa tempat,” kata Izmar Syafruddin dari Tim Pengacara Muslim (TPM) dikutip bantenraya.com dari hidayatullah.com.
Baca Juga: Muncul Video Gala Sky Anak Vanessa Angel Memanggil Mama Berulang Kali, Warganet: Lagi Lihat Mama Ya
“Habis shalat subuh beliau langsung dijemput (aparat) di masjid di dekat rumah beliau, terus setelah itu dilakukan penggeledahan baru kami bisa hadir,” ucap Izmar.
Pihak TPM sangat menginginkan melakukan pendampingan hukum bagi Ustadz Farid Okbah.
Hingga saat belum ada informasi rinci dari pihak kepolisian terkait penangkapan Ustadz Farid Okbah.
Baca Juga: Tarif Tol Serang Rangkasbitung Diusulkan Rp38 Ribu, Netizen: Kemahalan Banget
Dikutip dari berbagai sumber berikut Profil Ustadz Farid Akhmad Okbah :
Ustadz Farid Akhmad Okbah merupakan salah satu tokoh Islam pendiri organisasi Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI).
Selain aktif di MIUMI, ia juga menjabat sebagai ketua Dewan Pengurus Yayasan Al-Islam.
Baca Juga: Truk Terjun Bebas dari Tol Tangerang Merak, Sopirnya Malah Bilang Begini
Yayasan Al Islam ini, bermula dari kegiatan pengelolaan dakwah melalui dunia maya, yaitu di situs www.alislam.or.id yang mengudara kali pertama pada 12 Desember 1998.
Kemudian, pada tahun 2005, Yayasan Al-Islam membangun sebuah Islamic Center di daerah Jati Melati, Pondok Melati, Bekasi.
Tujuannya adalah untuk membangun kader-kader dakwah yang memiliki aqidah yang lurus dan pemahaman agama yang memadai.
Baca Juga: Videonya Soal OTT Viral, Ini Profil Bupati Banyumas Achmad Husein
Kader-kader dakwah itu digembleng dalam sebuah kegiatan, yaitu Pesantren Tinggi Al-Islam (Ma’had Ali Al-Islam). Kegiatan inilah yang sekarang kemudian menjadi kegiatan utama Yayasan Al-Islam.
Sebagai tokoh yang telah malang melintang di dunia dakwah Indonesia, tak mengherankan jika ia memiliki banyak pengikut. Dan selain berdakwah di dunia nyata, ia juga aktif di media sosial.
Ustadz Farid Okbah terkenal sebagai pakar syiah yang lantang menyuaraan bahwa syiah bukanlah Islam. Usahanya untuk membendung mazhab Syiah yang dianggapnya sesat telah konsisten ia lakukan selama bertahun-tahun melalui media, seminar, maupun jejaring sosial.
Baca Juga: Mengenal Batik KORPRI yang Memiliki Warna dan Motif yang Khas
Nama lengkap: Farid Ahmad Okbah
Lahir: Bangil, 5 Mei 1963
Pendidikan:
– Lembaga Pendidikan Bahasa Arab (ABA) tahun 1983
– Akademi Bahasa Asing tahun 1987
– S2 Politik Islam tahun 2002
Pengalaman Dakwah:
– Direktur Islamic Centre Al-Islam (pesantren khusus para dai)
– Pengasuh kajian Tauhid Radio Dakta FM
– Imam Islamic Society Dee Why Sydney Australia (sampai tahun 1992)
– PP Al-Irsyad Al-Islamiy (jabatan terakhir Ketua Majelis Dakwah Tingkat Nasional
– Ketua Majelis Syuro Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) DKI Jakarta
Baca Juga: MUI dan Dewan Dukung Pembongkaran THM di JLS, Gebrak Siap Turunkan 1.000 Pendekar
Karya Buku :
– Mempersiapkan Kekuatan Umat Islam
– Menemukan Kehidupan yang Hilang
– from Zero to Hero
-Ahlussunnah & Dilema Syi’ah Di Indonesia”
Akun Instagram : @faridokbah_official
Youtube : Al Islam Channel. ***



















