BANTENRAYA.COM – Vihara Ananda Avalokitesvara, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak mulai bersolek menghadapi Tahun Baru Imlek 2026.
Pengurus mulai membersihkan altar dan seluruh area vihara agar dalam kondisi bersih dan rapi saat menyambut Tahun Baru Imlek di Lebak.
Selain itu, mereka juga melakukan ritual cuci rupang atau penyucian patung dewa-dewi. Dalam prosesnya, pengurus memandikan patung-patung tersebut serta lukisan menggunakan air hangat setelah dicampur dengan bunga dan minyak khusus di Lebak.
Setelahnya, patung-patung tersebut dipakaian kain atau jubah baru. Pengurus Vihara Ananda Avokitesvara Rangkasbitung, Randi Wandi menyampaikan tradisi itu merupakan rutinitas umat Tionghoa menjelang Imlek tiap tahunnya.
“Semua umat Buddha di sekitar Rangkasbitung secara sukarela ikut membantu tradisi cuci rupang ini,” kata Randi, Senin, 9 Februari 2026.
BACA JUGA : 400 Honorer Non Database di Kabupaten Lebak Terancam Dirumahkan
Dalam kesempatan itu, Randi juga memperkenalkan satu per satu altar dan patung yang dibersihkan.
Mulai dari altar Makuan Im, Kong Cok Tek Seng Sim Kong, Cok Langkung Kutip Pakung, Buddha, hingga Samkoun Taiti
“Seperti kita juga membersihkan diri, para dewa-dewi pun disucikan dan diganti jubahnya,” ujar dia
Selanjutnya, kegiatan jelang Imlek ialah pergantian lampion dan lilin vihara.
Kemudian pada tanggal 10 penanggalan Tionghoa, seluruh umat akan melaksanakan sembahyang kepada leluhur atau ritual Ceng Beng.
Randi melanjutkan, puncak tahun baru Imlek 2577 Kongzili sendiri jatuh pada 17 Februari 2026 dan direncanakan akan dimeriahkan dengan pertunjukan barongsai dan naga.
BACA JUGA : Bank Banten Perluas Kerja Sama Pengelolaan Keuangan BLUD Lebak
“Kami berharap perayaan Imlek 2026 yang menandai shio Kuda dengan elemen api dapat membawa energi positif,” tandasnya. (***)















