BANTENRAYA.COM – Tersembunyi di antara deretan rumah di Kota Serang, Samasama nyaris luput dari pandangan. Namun justru di sanalah letak pesonanya. Seperti permata yang tidak memamerkan kilau sejak awal, restoran ini menyimpan rasa yang kaya, cukup untuk membuat siapa pun ingin kembali.
Berlokasi di Jalan Taman Graha Asri Blok CC3 No. 7B, Kota Serang, Samasama hadir membawa cita rasa otentik yang perlahan namun pasti memberi warna baru bagi peta kuliner Kota Serang. Menu yang ditawarkan memang tidak banyak, tetapi setiap hidangan lahir dari racikan tangan sang pemilik sendiri.
Eneng Nurcahyati, atau yang biasa dipanggil “Bunda”, pemilik Samasama, Kota serang memilih jalan yang tidak instan. Dari kaldu hingga sajian utama, semuanya dimasak sendiri. Tidak ada yang serba jadi. Kaldu untuk mie kuah, misalnya, diracik dengan proses panjang hingga menghasilkan rasa khas yang tidak mudah ditiru.
“Semua kami masak sendiri,” ujar Bunda singkat, tapi tegas.
Salah satu menu yang dicicipi tim Banten Raya adalah mie kuah daging sapi. Sekilas menyerupai ramen di Kota Serang, namun Bunda enggan memberi label tersebut. Yang membedakan adalah kaldunya, creamy, kaya rasa, menyatu dengan mie yang kenyal. Ditambah potongan daging sapi yang terasa utuh dan telur setengah matang, hidangan ini menjadi salah satu favorit pelanggan.
BACA JUGA : Wajib Coba Kuliner Makanan Khas Serang Banten Nasi Sumsum di 4 Tempat Ini
Tak kalah menarik, ada olahan jantung pisang dengan ikan manyung asap. Bahan yang kerap dipandang sederhana, di tangan Samasama Kota Serang berubah menjadi sajian yang berkarakter. Begitu pula minuman sari kecombrang, unik, segar, dan layak dicoba.
Harga Fleksibel, Suasana Kekeluargaan
Samasama tidak hanya menjual rasa, tetapi juga suasana. Kehangatan terasa sejak pelanggan melangkah masuk. Bunda tak segan menyapa, turun tangan, dan hadir langsung di tengah para tamu, bukan sekadar pemilik, melainkan tuan rumah.
Soal harga, pendekatannya pun lentur. Bunda kerap menerima kelompok pelanggan dengan anggaran terbatas, terutama ibu-ibu yang ingin berkumpul. Solusinya sederhana: menyesuaikan menu tanpa mengurangi esensi kebersamaan.
Sejak dibuka untuk umum pada Agustus 2023, Samasama perlahan menemukan pengunjung setianya. Mulai dari ASN Pemprov Banten, anggota kepolisian Polda Banten, pegawai Pemkot Serang, hingga pelanggan-pelanggan lain luar kota Serang. Kini, mahasiswa pun mulai menjadikan tempat ini sebagai ruang mengerjakan tugas.
Generasi Z mengenal Samasama lewat media sosial, khususnya Instagram @samasama.7b.
“Suasananya tenang, enak buat ngetik,” kata Bunda.
BACA JUGA : Lima Kuliner Tradisional Tak Lekang oleh Waktu, Ada yang Bertahan Ratusan Tahun
Samasama buka setiap hari pukul 12.00–20.00 WIB. Tersedia ruang indoor ber-AC yang nyaman, serta area outdoor di lantai dua bagi pengunjung non-AC maupun perokok.
Di tengah hiruk-pikuk kuliner yang berlomba tampil mencolok, Samasama memilih diam. Tidak berteriak, tapi berbicara lewat rasa. Dan di situlah kekuatannya. (***)


















