BANTENRAYA.COM – Komisis IV DPRD Kabupaten Serang memanggil pihak PT Modern Land Cikande sebagai pengelola kawasan industri.
Pasalnya sampai saat ini PT Modern Land Cikande belum membangun instalasi pengolahan air limbah (Ipal) walaupun sudah diberikan surat teguran Bupati Serang sejak tahun 2024.
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Serang Yadi Mulyadi mengatakan, PT Modern Land Cikande berkewajiban membangun IPAL di kawasan modern Cikande.
“Karena perlu diketahui Modern Land itu ssudah ada surat teguran bupati yang dikeluarkan tanggal 20 Mei 2024. Sampai hari ini belum dibangun, kami sudah melakukan pengawasan di beberapa pekan yang lalu,” ujarnya, Rabu 28 Januari 2026.
Ia mengungkapkan, alasan PT Modern Land Cikande belum membangun IPAL tersebut karena ada proses administrasi yang belum sepenuhunya ditempuh.
“Banyak administrasinya, mereka memberikan schedule,mulai dari pengurusan Pertek (persetujuan teknis), kemudian pembuatan modelnya. Selanjutnya ada tahapan persiapan dan pelaksanaan proses tender,” katanya.
BACA JUGA : Buntut Temuan Radioaktif Cs-137, Kementrian Lingkungan Hidup Tuntut PT PMT dan Pengelola Modern Land Cikande
Yadi menuturkan, pemangilan pihak PT Modern Land Cikande dilakukan untuk memberikan dorongan supaya perusahaan tidak mengabaikan masalah lingkungan hidup.
“Intinya kami ingin merapikan beberapa industri. Kami sebetulnya ramah, jangan sampai terjadi lagi pengelolaan limbah berbahaya itu tidak ditangani oleh masing-masing kawasan,” jelasnya.
Estate Departemen Head PT Modern Land Cikande Wilmon Reinaldi mengatakan, pihaknya komitmen untuk melaksanakan ararahan Komisi IV DPRD Kabupaten Serang supaya segera melaksanakan pembangunan IPAL.
“Karena memang itu sudah tanggung jawab kami. Kita akan melaksanakan sesuai schedule-nya saja gitu. Teguran komisis IV menurut saya sangat wajar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembangunan IPAL akan dimulai pada November 2026 setelah merampungkan proses administrasinya seperti aanwijzing, penunjukan kontraktor hingga finalisasi gambar desain.
“Karena memang kita lagi proses aja perencanaan, dari mulai administrasinya kita selesaikan dulu. Setelah itu perencanaan dulu, baru kita sampai di pembangunan nanti di bulan 11,” katanya. (***)

















