BANTENRAYA.COM – Korban hilang akibat terseret ombak di Pantai Goa Langir, Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak belum ditemukan, usai tiga hari dilakukan pencarian oleh Tim SAR gabungan.
Hal itu disampaikan oleh Kasubsi Siaga dan Operasi Basarnas Banten, Rizky Dwianto.
Dia menyebutkan bahwa pencarian pertama kali terhadap korban sendiri dilakukan pada Sabtu, 17 Januari 2026 kemarin.
“Sampai hari ini, di hari ketiga pencarian masih nihil hasilnya. Belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban,” kata Rizky pada Senin, 19 Januari 2026.
Rizky menjelaskan, pencarian terhadap korban difokuskan di sekitar lokasi kejadian di Pantai Goa Langir, dengan titik koordinat 106°17’28.69” BT dan 06°58’36.16” LS. Korban hingga saat ini masih dalam status dalam pencarian (DP).
BACA JUGA: Bikin Geger Warga, Ikan Duyung Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Penyu Pandeglang
Pada pelaksanaan SAR hari ketiga ini juga, Tim SAR Gabungan membagi area pencarian ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU).
SRU 1 melaksanakan pencarian di laut menggunakan kapal nelayan dengan pola crepping seluas 12,2 nautical mile (Nm) dan jarak antar lintasan 0,5 Nm.
“SRU 2 melakukan penyisiran darat sejauh 5 kilometer ke arah timur dan 5 kilometer ke arah barat dari lokasi kejadian perkara (LKP). Sementara itu, SRU 3 melaksanakan pencarian melalui udara menggunakan drone dengan cakupan area seluas 1 Nm²,” terangnya.
Rizky menyebut operasi SAR direncanakan akan dilanjutkan pada Selasa (20/1/2026) pukul 07.00 WIB.
Menurutnya, selama pencarian pihaknya menemukan sejumlah kendala. Diantaranya ialah kondisi cuaca di lokasi pencarian yang kerap turun hujan.
BACA JUGA: Okupansi Hotel Sosoro Penuh Selama Nataru, Pemandangan Pantai di Sore Hari Jadi Daya Tarik
“Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai, khususnya pada kondisi cuaca yang kurang bersahabat, serta mematuhi arahan petugas keselamatan di lokasi wisata,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan Dua wisatawan yang berstatus mahasiswa asal Jakarta dilaporkan terbawa arus ombak saat berenang di Pantai Goa Langir, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Sabtu (17/1/2026).
Ketua Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Lebak, Erwin Komarasukma mengatakan bahwa satu orang diantaranya masih dinyatakan hilang.
“Satu orang selamat bernama Alif Atala (19), sedangkan korban yang hilang dan belum ditemukan bernama Salman Abdul Latif (20),” kata Erwin dihubungi.
Erwin menjelaskan, dua orang tersebut awalnya datang bersama lima rekan lainnya ke Pantai Goa Langir pada Jumat (16/1/2026) pukul 19.00 WIB.
BACA JUGA: Bangunan Hotel Gabung Dengan Pelabuhan, Hotel Sosoro Suguhkan View Pantai Merak dan Sunset
Tujuh orang tersebut kemudian tidur dengan mendirikan tenda di area Pantai. Sekitar pukul 05.30 WIB, dua orang yang tersebut kemudian berenang di pantai.
“Saat berenang itu mereka berdua terseret arus ombak,” jelas dia.***















