BANTENRAYA.COM – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kabupaten Lebak mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) Lebak agar secepatnya mengambil langkah tepat dalam mengatasi hunian sementara (Huntara) Cigobang, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebak Gedong.
Hal tersebut dikatakan Anggota DPRD Lebak dari Fraksi PKS, Yayan Ridwan, usai menghadiri rapat pembahasan penanganan Huntara korban banjir Lebak Gedong bersama jajaran pemerintah daerah.
Menurut Yayan, dalam rapat tersebut telah disampaikan berbagai upaya yang dilakukan Pemda Lebak melalui dukungan bantuan dari pemerintah provinsi maupun pusat. Namun hingga saat ini, bantuan tersebut belum mendapatkan respons konkret.
“Setelah mendengar paparan dari Asisten Daerah, Kepala BPBD Lebak, PUPR, dan Perkim, bantuan dari provinsi maupun pusat memang sudah diupayakan, tetapi sampai sekarang belum ada respons. Karena itu, kami berkesimpulan Pemda Lebak harus segera mengambil langkah cepat,” ujarnya.
BACA JUGA: Dewa United Rekrut Vico Duarte untuk Paruh Musim, Ambisi Banten Warriors Jaga Asa Jadi Juara
Usulan Fraksi PKS untuk Pemda Lebak
Yayan menjelaskan, salah satu usulan Fraksi PKS adalah agar Pemda Lebak segera melakukan penataan awal lokasi Huntara, khususnya melalui perataan lahan atau cut and fill. Langkah ini dinilai penting sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menangani kebutuhan dasar warga terdampak Banjir Bandang 6 tahun lalu.
“Perataan lahan itu harus segera diusahakan. Ketika pemerintah pusat dan Provinsi Banten melihat keseriusan Pemda Lebak, kami berharap bantuan pembangunan fisik rumah bisa lebih cepat direalisasikan,” jelasnya.
Selain aspek teknis, Yayan juga menyoroti sisi kemanusiaan dalam penanganan Huntara. Ia meminta agar pemerintah daerah tidak membiarkan warga terdampak banjir tinggal terlalu lama di hunian darurat berbahan terpal.
“Dari sisi kemanusiaan, jangan sampai hunian sementara hanya menggunakan terpal. Kasihan masyarakat, apalagi sekarang musim hujan. Sebaiknya diganti dengan hunian yang lebih layak dan sifatnya lebih permanen,” tegasnya.
Dirinya serta DPD PKS mendorong Pemda Lebak untuk memanfaatkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) guna menyediakan hunian sementara yang lebih manusiawi bagi warga korban banjir di Lebak Gedong.
“Cari anggaran dari BTT, supaya masyarakat yang saat ini tinggal di bawah hunian terpal biru itu benar-benar merasa terbantu, meskipun bantuan tersebut sifatnya sementara,” pungkas Yayan.
Sementara itu, Sejumlah warga Hunian Sementara Cigobang, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebak Gedong terlihat melakukan aksi galang donasi di Alun-alun Rangkasbitung.
BACA JUGA: Pelestarian Terumbu Karang Perkuat Pariwisata Berkelanjutan di KEK Tanjung Lesung
Diketahui, dalam beberapa jam, warga langsung mendapat sejumlah barang berupa 10 sak semen, air mineral, perlengkapan sehari-hari dan sebagainya untuk warga di huntara Cigobang, Aksi tersebut merupakan kritikan untuk Pemerintah Kabupaten Lebak dalam penanganan Korban Banjir Lebak Gedong yang tinggal di Hunian Sementara yang tak layak tanpa kepastian.****














