BANTENRAYA.COM – Pemkot Cilegon meminta ASN dan industri di wilayah kerjanya untuk donasi bibit pohon.
Hal tersebut dilakukan Pemkot Cilegon dalam upaya jangka panjang dalam penanganan antisipasi terjadinya banjir yang berulang.
Diketahui, awal Januari 2026 Kota Cilegon diterjang cuaca ekstrem hingga terjadi hujan lebat, pohon tumbang dan bencana banjir sebanyak 2 kali.
BACA JUGA: Spoiler Drakor IDOL I Episode 8 Sub Indo: Ra Ik dan Se Na Lanjutkan Penyelidikan
Terbaru, tanggul sungai di Kecamatan Cibeber jebol hingga menyebabkan air mudah masuk ke pemukiman warga.
Untuk mengatasi banjir agar tak terulang kembali, Pemkot Cilegon membuat gebrakan baru dengan mengumpulkan ribuan pohon.
Pemkot Cilegon telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Walikota Cilegon perihal Penanaman Sejuta Pohon di Kota Cilegon kepada Kepaa OPD, Kepala BUMD, Camat, dan Lurah di lingkungan Pemkot Cilegon.
BACA JUGA: Ambil Beasiswa S1 NUS Singapura, Kuliah Gratis Setelah Lulus Langsung Kerja
Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon Aziz Setia Ade mengatakan, pihaknya berencana melakukan program penanaman sejuta pohon di Kota Cilegon untuk menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan di Kota Cilegon.
Bibit pohon akan dikumpulkan di lapangan Sekretariat Daerah Kota Cilegon paling lambat Kamis 15 Januari 2026.
“Program penanaman pohon ini atas permintaan dari Pak Walikota, dalam upaya meminimalisir terjadinya banjir,” katanya kepada Banten Raya, Selasa 13 Januari 2026.
Dalam SE tersebut tertera jumlah yang harus dibawa oleh setiap OPD, BUMD, Camat, dan Lurah.
Untuk Eselon 2 membawa 20 pohon, Eselon 3 atau Fungsional Madya membawa 15 pohon, Eselon 4 atau Fungsional Pertama atau Muda membawa 5 pohon, dan Staff Pelaksana membawa 1 pohon.
Sedangkan untuk Komisaris atau Dewan Pengawas ata Direksi membawa 20 pohon, Manager atau Kepala Bagian membawa 15 pohon, Supervisor atau Kepala Sub Bagian membawa 5 pohon, dan Staff membawa 1 pohon.















