“Kami sudah memberikan surat edaran ini kepada setiap OPD, BUMD, Camat, dan Lurah, untuk bisa mengumpulkan bibit pohon,” lanjutnya.
Untuk melaksanakan program penanaman pohon, Pemkot Cilegon berkerjasama dengan DLH Provinsi Banten melalui DLH Kota Cilegon.
“Kami sudah bekerjasama dengan DLH Provinsi Banten untuk dapat bibit pohon tambahan, informasinya sudah disetujui sama DLH Provinsi Banten,” terangnya.
Jika semua OPD, BUMD, Camat, dan Lurah, mengumpulkan bibit pohon, maka diperkirakan akan terdapat 5 ribu bibit pohon.
Bahkan, pihaknya mengajak juga kepada para industri di Kota Cilegon untuk dapat berkontribusi mengumpulkan bibit pohon.
“Kalau semuanya mengumpulkan, bisa sampai 5 ribu pohon yang akan kita tanam. Kita juga sudah koordinasi kepada industri supaya mengumpulkan bibit pohon juga,” ungkapnya.
Lahan yang akan digunakan untuk penanaman pohon yakni pemilik lahan masyarakat Kota Cilegon.
“Dari camat lurah sedang koordinasi dengan pemilik (warga) yang punya lahan supaya bisa untuk ditanami pohon-pohonnya,” tuturnya.
Ia berharap, dengan melakukannya penanaman pohon tersebut dapat sebagai salah satu pencegahan terjadinya banjir.
Terutama untuk wilayah yang sudah gundul diperlukan penanaman pohon untuk dapat menampung resapan air.
Untuk launching gerakan penanaman pohon akan dilakukan di 4 kecamatan, yaitu Kecamatan Citangkil, Kecamatan Cibeber, Kecamatan Ciwandan, dan Kecamatan Cilegon.
“Kita pilih 4 kecamatan itu, karena melihat dari pantauan kemarin menjadi wilayah yang rawan banjir,” tandasnya.
Sementara itu, Lurah Kelurahan Citangkil M Ali Wahdi menambahkan, pihaknya akan menyumbangkan sebanyak 40 bibit pohon ke lapangan kantor Sekda Pemkot Cilegon.
“Sudah ada SE nya untuk mengumpulkan pohon, nanti kita akan mengumpulkan 40 pohon,” tambahnya. ***















