BANTEN RAYA.COM – Kondisi basement Matahari Lama Kembali digenangi air pada Senin (12/1/2026). Padahal 4 hari lalu basement tersebut sudah dilakukan penyedotan air di lokasi basement.
Diketahui Matahari Department Store sudah menutup lokasi perbelanjaan tersebut sejak 2013 dan akhirnya dipakai untuk sejumlah kantor dinas hingga 2015. Namun, sejak 2015 itu Gedung tersebut tidak lagi digunakan dan terbengkalai sampai sekarang.
Gedung 5 lantai yang diperkirakan dibangun pada 1990 tersebut kini kondisinya sudah sangat rusak. Bagian atap sudah bolong dan basement dipenuhi air.
Kini, Pemkot Cilegon melakukan pembersihan dan rencananya akan dijadikan pusat UMKM di Kota Cilegon, sehingga sejak pekan kemarin lokasi basement dilakukan penyedotan dan lantai 1 dibongkar untuk dibersihkan.
Salah satu warga Adam menyatakan, membenarkan kondisi air Kembali memenuhi basement. Hal itu terjadi karena hujan yang melanda selama dua hari di Kota Cilegon.
BACA JUGA : Warga Sambirata Cilegon Sudah 24 Jam di Pengungsian, Butuh Selimut dan Kebutuhan Lainnya
“Itu naik lagi sampai ke atas. Kemarin sudah dibersihkan dan disedot tapi sekarang penuh lagi kondisinya,” katanya, Senin (12/1/2026).
Adam menyatakan, tidak hanya penyedotan air saja. Namun, area sekitar juga sudah disterilkan dari pedagang kaki lima.
“Sudah bersih dan diangkat semuanya,” jelasnya.
Adam menyatakan, tidak mengetahui akan dijadikan apa nanti lokasi tersebut. Sebab, tidak hanya penyedotan saja. Namun, juga lantai 1 dibersihkan semuanya dan sejumlah tembok juga di jebol.
“Lantai satu dibongkar semuanya. Jadi ini sudah dibersihkan. Kalau lantai dasar airnya banjir lagi karena hujan,” ucapnya.
Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra mengungkapkan, tidak ada anggaran pemerintah yang dipakai untuk melakukan pembersihan dan perbaikan tersebut. Semuanya menggunakan daya dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan juga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
“Tidak ada anggaran,kolaborasi OPD dan BUMD saja, cuma bersih-bersih,” ujarnya.
BACA JUGA : Curhat Warga Cibeber Cilegon, Keluhkan 20 Tahun Rumahnya Selalu Terkena Banjir
Aziz menyatakan, beberapa OPD melakukan penyedotan dan pembuangan puing. Nantinya untuk BUMD akan melakukan pembersihan per lantai.
“Pengangkutan sampah itu DLH (Dinas Lingkungan Hidup), penyedotan itu BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) dan DPUPR (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang). Pembersihan perlantai oleh BUMD,” pungkasnya. (***)
















