BANTENRAYA.COM – Perumahan komersil Bumi Mutiara Serang atau BMS Ideal, Kota Serang yang dikembangkan oleh PT Sinar Deli Nusantara, hadir dengan menawarkan hunian yang nyaman bergaya Eropa Klasik.
Supervisor Sales BMS Ideal M Hafidz mengatakan, dengan lokasi yang strategis perumahan ini akan dikembangkan sebagai pusat hunian yang mampu menjadi roda penggerak perekonomian.
“Kami ingin menghadirkan kawasan hunian dan niaga terpadu seluas kurang lebih 14 hektare yang dirancang untuk menjadi ikon baru pembangunan Kota Serang,” katanya kepada Bantenraya.com, di Jalan Raya Serang, Banjaragung, Cipocok Jaya, Kota Serang, Selasa 6 Januari 2026.
BACA JUGA: Siap-siap El Clasico Persib vs Persija, GBLA Jadi Saksi Duel Syarat Emosi
Selain itu, pihaknya juga akan menambah berbagai fasilitas yang menunjang lingkungan masyarakat yang tinggal agar mendukung gaya hidup modern.
“Kawasan ini dirancang sebagai lingkungan yang aman, sehat, religius, dan produktif, dengan fasilitas yang mendukung gaya hidup modern dan kebutuhan keluarga masa kini,” imbuhnya.
Dari segi produk, BMS Ideal pada tahap pertama menawarkan dua cluster dengan tipe rumah skandinavia, di cluster tulip tersedia rumah bergaya Eropa Klasik, dan di cluster sakura menawarkan konsep rumah ala Japanese.
BACA JUGA: Beasiswa AFS Global STEM 2026 Buka Peluang Pelajar Indonesia Belajar Gratis ke Empat Negara
“Luas bangunan adalah 55 meter persegi dan luas tanah 72 meter persegi, dengan konsep yang kekinian rumah ini terlihat seperti dua lantai,” jelas Hafidz.
Total ada lebih dari 600 unit rumah ditawarkan dengan desain eksklusif, material berkualitas, smart door lock, listrik underground, double wall bata merah,
dan tata ruang ergonomis.
“Saat ini sudah ada sebanyak hampir 200 unit yang terjual, dan harga yang ditawarkan adalah Rp500 juta, dengan program biaya DP 0 persen,” tuturnya.
Sebagai kawasan terpadu, BMS Ideal menghadirkan pusat niaga Niaga Utility Nusantara (NUN) dengan 60 unit ruko komersial, serta Modern Ideal Market (MIM), pasar modern dua lantai seluas 2.000 meter persegi yang menjadi pusat ketahanan pangan, UMKM, dan ekosistem warung digital.
“Kehadiran fasilitas ini membuka peluang usaha baru, memperkuat ekonomi lokal, dan menciptakan lapangan kerja bagi
masyarakat sekitar, ada juga area pusat olahraga dan kolam renang yang akan kita kembangkan kedepan,” kata Hafidz.***



















