BANTENRAYA.COM – Alun-alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak diresmikan usai direvitalisasi dengan anggaran Rp5 miliar. Kendati begitu, warga yang berkunjung mengeluhkan tidak adanya toilet yang layak.
Alun-alun Rangkasbitung sendiri diresmikan langsung oleh Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya pada Senin (5/1/2026).
Terkait ketiadaan toilet, Hasbi mengakui kekurangan itu. Hal itu sudah menjadi perhatiannya dan akan segera dilakukan pembangunan.
BACA JUGA: Libur Nataru, Tingkat Kunjungan di Pandeglang Capai 75.476 Wisatawan
“Betul memang toilet itu jadi salah satu perhatian kami. Akan dikerjakan tahun ini oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lebak tahun ini. Doakan saja,” kata Hasbi saat diwawancara usai peresmian.
Selain toilet, Hasbi juga turut menyoroti beberapa aspek lain yang ia nilai belum sempurna. Mulai dari belum rapihnya jalan di sekitar lapangan voli.
Selain itu juga ialah Alun-alun Rangkasbitung masih belum memiliki kamera pengawas atau CCTV hingga sound system atau pengeras suara untuk menyampaikan pengumuman kepada para pengunjung.
“Hal itu sudah saya sampaikan ke pihak ketika yang mengerjakan. Secepatnya akan diselesaikan,” imbuhnya.
Secara keseluruhan, Hasbi menegaskan bahwa penataan Alun-alun Rangkasbitung merupakan salah satu langkah strategis dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak sebagai upaya dalam melakukan penataan kawasan perkotaan, khususnya di Rangkasbitung, yang menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Lebak.
Menurut Hasbi, kondisi kawasan perkotaan merupakan salah satu indikator atau penilaian investor untuk masuk ke suatu daerah.
Bagi Hasbi, tata kota merupakan bentuk komitmen bagi pemerintah daerah dalam wajah dari daerah tersebut.
“Secara statistik dalam 10 tahun terakhir tidak ada investor yang mau berinvestasi. Nah ini penting karena tata kota menunjukkan komitmen dari pemerintah itu sendiri,” tegasnya.
Di lapangan, beberapa perubahan terlihat di Alun-alun Rangkasbitung. Mulai dari pancaniti, joging track yang dicat ulang, perbaikan pada lapangan voli hingga basket, serta arena skateboard.
Beberapa penunjang lain diantaranya ialah area taman, lapangan, hingga area bermain anak.
Hasbi berharap masyarakat Kabupaten Lebak bisa menjaga Alun-alun Rangkasbitung tersebut. Untuk menjaga kebersihan, pihaknya bahkan menyediakan 14 titik lokasi tempat sampah. ***















