BANTENRAYA.COM – Rusli 68 tahun, Warga Lingkungan Sumur Menjangan, RT 01, RW 01, Kelurahan Kotasari, Kecamatan Grogol akhirnya mendapatkan rumah yang layak untuk ditinggali.
Bahkan, sekarang rumah yang dihuni dirinya juga sudah memiliki jamban yang layak.
Pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) milik Rusli sendiri pembangunannya lakukan lewat program Salira oleh Kelompok Masyarakat (Pokmas) Kelurahan Kotasari.
Rumah yang ditempati Rusli, saat ini dinilai tidak layak huni, seperti lantai yang belum di keramik, dinding rumah yang tidak layak, dan atap rumah yang belum di plafon.
BACA JUGA: Genjot PAD, Bapenda Banten Bakal Gelar Razia Pajak dan Skema Baru Pemberian Tunjangan
Selain mendapatkan bantuan renovasi rumah, Rusli yang belum memiliki jamban, juga mendapatkan pembangunan jamban, melalui program yang sama.
“Saya ucapkan terimakasih, kepada Pokmas, Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon yang telah membangun rumah saya, yang semula tidak layak, dan tidak ada jamban kini menjadi layak huni, ” katanya, Minggu 16 November 2025.
Rusli menjelaskan, berharap dengan rumah yang lebih layak bisa semakin mengangkat derajatnya keluarganya.
Ketua Pokmas Kotasari Japari menyatakan, program rehab rumah dan pembangunan jamban, Pokmas menghabiskan anggaran Rp35 juta.
“Untuk anggaran rehab rumah sebesar 30 juta rupiah, sementara untuk anggaran jamban 5 juta, jadi totalnya 35 juta, ” paparnya.
Selain kegiatan rehab rumah dan pembangunan jamban, pada tahun anggaran salira 2025, Pokmas melaksanakan 5 Kegiatan dengan anggaran Rp320 juta.
“Pada tahun 2025 ini, program salira mendapatkan 40 persen anggaran, berdasarkan rapat dengan pengurus warga, kita sepakati 5 program skala prioritas yaitu Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Pembuatan Jamban, Pembangunan Drainase, Pembangunan Penerangan Jalan Lingkungan (PJL) , Dan Pemasangan Paving Block,” jelasnya
Sementara itu, Lurah Kotasari Aliyah menyatakan, berharap rehab rumah dapat bermanfaat untuk penerima, dan pokmas dapat bekerja dengan maksimal.
“Kita lihat disini rumah pak Rusli sangat panjang, semoga anggaran yang ada dapat dimaksimalkan, sehingga penerima manfaat, dapat merasakan manfaatnya dengan baik, ” pungkasnya. ***
















