BANTENRAYA.COM – PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI bersama PT Mandiri Manajemen Investasi atau MMI, menghadirkan layanan investasi Reksa Dana Mandiri Pasar Uang Syariah Maslahat.
Hal ini dilakukan sebagai strategi penguatan ekosistem keuangan syariah melalui dorongan untuk meningkatkan jumlah investor syariah di Indonesia.
Hingga 7 Oktober 2025 MMI mengelola dana investasi sebesar Rp52,9 triliun.
Investor memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam layanan investasi Reksa Dana Mandiri Pasar Uang Syariah Maslahat dengan minimum pembelian sebesar Rp10.000.
Direktur Utama BSI Eko Cahyo Anggoro mengatakan, guna memaksimalkan penetrasi keuangan syariah di Indonesia, tentu harus membutuhkan sinergi dan kolaborasi dari banyak pihak.
“Hal ini guna memberikan diversifikasi layanan keuangan yang beragam sehingga masyarakat bisa memilih instrumen yang sesuai preferencenya,” kata Eko dalam keterangan resmi dikutip Bantenraya.com, Rabu 15 Oktober 2025.
BACA JUGA: Masalah Administratif Sebabkan Ratusan Ribu Petani Belum Tebus Pupuk Subsidi
Sementara itu, BSI Maslahat berperan untuk mengelola sebagian hasil investasi, sebagai pemanfaatan program kemaslahatan umat dan dukungan terhadap ekonomi hijau melalui implementasi penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG).
“Inisiasi ini ditujukan agar investor dapat mengakses produk reksa dana syariah sekaligus memberikan kemaslahatan untuk umat,” jelas Eko.
Ia menuturkan, jika produk ini menghadirkan uniqueness layanan perbankan syariah yang tidak hanya investasi syariah saja, namun memberikan manfaat keberlanjutan bagi masyarakat luas.
Untuk tahap awal, BSI bersama MMI memprioritaskan peningkatan partisipasi investor nantinya dari kalangan ritel dan institusi. Upaya ini menjadi pijakan penting dalam memperkuat fondasi pertumbuhan sekaligus memperluas akses investasi yang inklusif dan berkelanjutan.
Anggoro menambahkan, tantangan selanjutnya adalah bagaimana menggerakkan potensi ekonomi syariah ini sebagai engine baru pertumbuhan ekonomi nasional.
BACA JUGA: Usaha Biliar di Cilegon Sumbang Rp500 Juta Pajak per Tahun, POBSI Dorong Iklim Bisnis Kondusif
“Melalui optimalisasi penetrasi instrumen keuangan syariah dan kolaborasi stakeholders sehingga mampu menggerakkan ekonomi syariah yang juga berbasis kemaslahatan untuk umat,” katanya.
Dari sisi pengembangan ekosistem layanan treasury, perusahaan serius menggarap bisnis pasar modal (capital market), yang berfokus pada Bank Kustodian, treasury, dan trade services dan layanan capital market berbasis syariah di antaranya safekeeping, fund services, wali amanat dan keagenan.
Direktur Investasi PT Mandiri Manajemen Investasi Ernawan R. Salimsyah, menyatakan bahwa produk ini nantinya akan dipasarkan kepada nasabah institusi maupun nasabah individu. Nasabah institusi dapat membeli secara langsung ke MMI.
“Khusus nasabah individu dapat membeli melalui channel yang telah disediakan,” kata Ernawan.***



















