BANTENRAYA.COM – PT Wijaya Karya atau Wika Serang Panimbang meminta maaf akibat kondisi lalu lintas di area Exit Tol Rangkasbitung menjadi licin dan membahayakan pengendara akibat ceceran tanah.
Manajemen Bidang Pemasaran dan Pengembangan Usaha PT Wika Serpan, Albagir menyampaikan bahwa saat ini tim operasional sudah dikerahkan untuk membersihkan area jalan.
“Tim operasional telah melakukan penanganan cepat dengan membersihkan lokasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait,” katanya dalam rilis diterima, Rabu, 2 Juli 2025.
Baca Juga: Dipanggil Walikota Robinsar Terkait Pemecatan 93 Karyawan, Ini Alasan PT Bungasari Flour Mills
Ia melanjutkan bahwa dugaan sementara, ceceran tanah berasal dari kendaraan pengangkut aktivitas galian tanah di sekitar ruas tol yang tidak sesuai standar keamanan.
“Perlu kami sampaikan bahwa aktivitas galian tersebut bukan bagian dari pekerja maupun proyek yang dikelola oleh PT Wika Serpan,” imbuhnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa sejumlah pengendara motor berjatuhan di persimpangan exit tol Rangkasbitung. Kondisi itu terjadi akibat ceceran tanah yang berjatuhan saat diangkut dari galian tanah yang tak jauh dari lokasi.
Baca Juga: Terminal Curug Jadi Tempat Parkir Mobil, Dishub Kabupaten Lebak Sebut itu Langgar Aturan
Kondisi jalan yang dipenuhi ceceran tanah diperparah saat turunnya hujan yang terjadi pada Sabtu, 28 Juni 2025 malam hingga jalan menjadi licin.
Seorang pengendara, Irwan menyebut, kondisi jalan yang dipenuhi ceceran tanah di jalan bisa membahayakan, khususnya pengendara roda dua.
Jalan yang tertutup tanah atau lumpur, terlebih saat terkena hujan, akan menjadi licin dan berpotensi mengakibatkan kecelakaan.
“Waktu kemarin malam saat saya pulang kerja banyak pengendara sepeda motor yang terjatuh akibat jalan yang dipenuhi tanah merah,” kata Irwan saat dihubungi. ***



















