BANTENRAYA.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Cilegon semakin dikepung dengan layanan rumah sakit swasta.
Dimana, kini sudah ada 5 rumah sakit swasta yang berdiri yakni Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM), RS Kurnia, RS Mutiara Bunda, RS Hermina dan RS Citra Sundari.
Sementara satu rumah sakit lagi rencananya dibangun 4 lantai yakni RS Eka Hospital di Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cilegon.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon Ratih Purnamasari menjelaskan, sekarang ada total 6 rumah sakit di Kota Cilegon. Dimana salah satunya yakni milik pemerintah.
“Ada RSUD, RSKM, RS Kurnia, RS Mutiara Bunda, RS Hermina, RS Citra Sundari. Atau di Cilegon ada 2 RS tipe B, 2 RS tipe C dan 1 tipe D, 1 RS ibu dan anak,” katanya.
Untuk jumlah pelayanan kamar, jelas Ratih, masin-masing disesuaikan dengan tipe rumah sakit.
Baca Juga: Mobil Listrik Polytron G3 dan G3 plus yang Baru Mengaspal di Indonesia Punya 21 Fitur Unggulan
“RS tipe B minimal 200 tempat tidur, RS tipe C minimal 100 tempat tidur dan RS tipe D minimal 50 tempat tidur,” jelasnya.
Ratih menyatakan, untuk jumlah tersebut sudah mampu memenuhi pelayanan Kesehatan yang baik dirinya enggan menjawab dan meminta menanyakan hal tersebut kepada Kepala Bidang Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan dan Upaya Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Cilegon dr. Febri Naldo.
“Silahkan ke dokter Febri,” ucapnya.
Baca Juga: OPD Penghasil Siap-siap Digenjot, Walikota Budi Rustandi Ingin PAD Kota Serang 2026 Rp 600 Miliar
Termasuk soal adanya rumah sakit baru yakni Eka Hospital yang akan didirikan, dirinya mengaku belum mengetahui. Sebab, izin pembangunan dan pendirian ada di dinas lain.
“Biasanya kita terakhir. Mereka sudah terbangun bisanya ke kami,” ujarnya.
Kepala Bidang Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan dan Upaya Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Cilegon dr. Febri Naldo enggan menjawab pertanyaan soal apakah kapasitas rumah sakit sudah sesuai di Kota Cilegon, atau kah masih kurang dan sebaliknya berlebih.
Baca Juga: Wakil Walikota Cilegon Fajar Hadi Prabowo Nyatakan Siap Jadi Kaka Asuh Anak Penyintas Thalasemia
“Maaf pak hubungi sub koordinator saya, kebetulan saya lagi zoom,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perencanaan Lingkungan Hidup pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon Asep Faturahman menjelaskan, jika pembangunan Eka Hospital sudah memenuhi Analisis Dampak Lingkungan (Andal), Rencana Pengelolaan Lingkungan dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RKL-RPL).
“Sudah kang (melengkapi dokumen Andal dan RKL-RPL),” jelasnya.
Baca Juga: Tunggakan Pajak Tinggi, Pemrpov Banten Ingatkan Pemda untuk Bayar Pajak Kendaraan Dinas
Untuk pembangunan, papar Asep, akan ada seluas 5 ribu meter persegi dan 4 lantai.
“Lahan kurang lebih 5.000 meter persebut 4 lantai. Untuk RS tipe D,” paparnya.
Direktur RSUD Kota Cilegon dr. Lendy Delyanto belum memberikan jawaban soal apakah banyaknya rumah sakit berdampak terhadap penurunan pelayanan Kesehatan di RSUD dan mengurangi pendapatan. Termasuk akan berdirinya rumah sakit baru. ***


















