BANTENRAYA.COM – Invetasi pembangunan pabrik Kimia PT Chandra Asri Alkali (CAA) anak perusahaan PT Chandra Asri Group menuai polemik.
Polemik yang terjadi di PT CAA melibatkan antara pengusaha lokal dan kontraktor pembangunan PT Chenda Engineering (CEE).
Dimana, pengusaha lokal meminta proyek Rp5 triliun dari total nilai investasi Rp15 triliun di PT CAA untuk pembangunan pabrik kimia.
Baca Juga: Mobil Listrik Polytron G3 dan G3 plus yang Baru Mengaspal di Indonesia Punya 21 Fitur Unggulan
Namun, sebenarnya berapa rincian total proyek investasi CAA tersebut, apakah Rp15 triliun atau kurang dari itu, termasuk apakah semuanya untuk pembangunan pabrik.
Berdasarkan data di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cilegon investasi tersebut masuk sebagai kegiatan usaha Penanaman Modal Asing (PMA) dan Waktu sampai Agustus 2026 untuk pembangunan sampai jadi.
Nilai total investasi proyek PT CAA tersebut Rp10.078.580.540.000, rinciannya Total Modal Tetap Rp9.976.851.290.000 dan Modal Kerja 3 Bulan Rp101.729.250.
Baca Juga: OPD Penghasil Siap-siap Digenjot, Walikota Budi Rustandi Ingin PAD Kota Serang 2026 Rp 600 Miliar
Rincian dari Modal Tetap Rp9.976.851.290.000
– Pembelian dan Pematangan Tanah Rp693.115.290.000
– Bangunan dan Gedung Rp226.065.000.000
– Mesin atau Peralatan Dalam Negeri Rp2.929.802.400.000
– Menis atau Peralatan Impor RpRp4.635.839.600.000
– Investasi Lain-lain Rp1.492.029.000.000
Baca Juga: Wakil Walikota Cilegon Fajar Hadi Prabowo Nyatakan Siap Jadi Kaka Asuh Anak Penyintas Thalasemia
Modal Kerja 3 Bulan
– Bahan baku dan biaya operasional Rp101.729.250.
Salah satu pejabat di DPMPTSP Kota Cilegon membenarkan jika jumlah total untuk pembangunan yang ada dalam dokumen yakni Rp10.078.580.540.000.
“Ini untuk CAA,” singkatnya.
Baca Juga: Tunggakan Pajak Tinggi, Pemrpov Banten Ingatkan Pemda untuk Bayar Pajak Kendaraan Dinas
Untuk pembangunan akan selesai pada Agustus 2026 nanti.
“Bulan 8 2026 nanti,” pungkasnya. ***


















