BANTENRAYA.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon memfokuskan 2 program proritas dalam mendukung program kerja 100 hari Walikota Cilegon dan Wakil Walikota Cilegon Robinsar-Fajar Hadi Prabowo.
Kepala DLH Kota Cilegon Sabri Mahyudin mengatakan, pihaknya telah memprioritaskan dua program yang akan segera dilaksanakan pada 100 hari kerja Walikota Cilegon dan Wakil Walikota Cilegon Robinsar-Fajar Hadi Prabowo.
“Yang pertama nanti kita akan melaunching aplikasi program hijau lingkungan (Prohil) sebagai salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan sampah di pemukiman warga,” kata Sabri kepada Banten Raya, pada Jumat 7 Maret 2025.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Menu Sahur Ramadhan Mengenyangkan dan Bergizi, Cocok untuk Kamu yang Hendak Berpuasa
Menurutnya, Prohil dapat terbagi menjadi 2 sub program seperti sampah liar dan menjual sampah plastik.
“Baiknya sampah itu dapat dipilah terlebih dahulu sebelum dibuang. Nanti melalui Prohil ini bisa buat sampah jadi bernilai uang dan dari aplikasi itu nanti sampahnya ketahuan dimana dan bisa diangkut,” ucapnya.
Ia mengungkapkan, Prohil tersebut merupakan kerjasama Pemkot Cilegon dengan PT Chandra Asri.
Baca Juga: Tak Bisa Ditangani RSUD Adjidarmo, Warga Baduy Tewas Digigit Ular
Aplikasi Prohil tersebut dapat diunduh oleh masyarakat Kota Cilegon di handphone masing-masing.
“Nantinya masyarakat yang sudah memilah sampah ini bisa melaporkan ke aplikasi Prohil melalui handphone lalu klik sampah terpilah,” ujarnya.
Selain itu, ia menjelaskan, pihaknya juga akan meningkatkan kapasitas pengelolaan Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) yang ada.
Baca Juga: Polda Banten Terjunkan Ratusan Personil, Bersihkan Material Longsor di Padarincang
Pengelolaan BBJP saat ini terdapat 30 ton sampah yang telah diproduksi. Kedepannya, DLH Cilegon akan meningkatkan kapasitas sampah BBJP menjadi 64 ton sampah.
“BBJP ini mungkin akan menjadi konsen kami selain pengelolaan sampah. Kami berharap di tahun pertama 2025 ini bisa mengurangi sampah sekitar 265 ton,” pungkasnya.***

















