BANTEN RAYA.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menargetkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilograng di Kabupaten Lebak mulai beroperasi pada April 2025. Sebelumnya, sejak selesai masa pembangunan di tahun 2023 lalu, lembangunan rumah sakit yang bertujuan untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah selatan Banten tak kunjung dioperasikan.
Penjabat (Pj) Gubernur Banten, A Damenta, memastikan kesiapan infrastruktur dan fasilitas kesehatan RSUD Cilograng telah memenuhi standar dan siap digunakan.
“Kesiapan RSUD Cilograng sudah mencapai 100 persen. Bangunan, alat kesehatan, hingga sistem layanan sudah siap. Tinggal finalisasi tenaga medis. Targetnya, rumah sakit ini mulai melayani masyarakat pada April,” ujar A Damenta, Minggu (2/2).
RSUD Cilograng dibangun untuk menjawab kebutuhan layanan kesehatan bagi masyarakat setempat. Jarak yang cukup jauh ke rumah sakit lain serta meningkatnya jumlah penduduk menjadi alasan utama pendirian fasilitas kesehatan ini.
A Damenta menyampaikan, berdasarkan hasil tinjauannya, berbagai fasilitas di RSUD Cilograng telah disiapkan, termasuk alur pendaftaran pasien, ruang rawat inap VIP, kelas 1, 2, dan 3, IGD, ruang bersalin, gedung gizi, laundry, hingga mess tenaga kesehatan.
Baca Juga: Gas Elpiji 3 Kg Langka di Kota Serang, Kata Dinkop UKM Akibat Libur Panjang
Ia menyampaikan, rumah sakit tersebut nantinya akan didukung oleh 359 tenaga kesehatan dan memiliki kapasitas 126 tempat tidur. Layanan kesehatan yang disediakan cukup lengkap, termasuk IGD, poli spesialis (mata, paru, kulit dan kelamin, gigi, anak, penyakit dalam, ibu dan anak, jantung, obgyn, jiwa, dan THT), rehabilitasi medik, serta fasilitas rekam medis elektronik.
Meski dari segi infrastruktur sudah siap, Pemprov Banten masih menyelesaikan proses perekrutan tenaga kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti, menjelaskan bahwa pengisian pegawai awalnya dirancang melalui mekanisme Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Namun, setelah konsultasi dengan kementerian terkait, mekanisme ini diubah menjadi tenaga kerja Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
“Saat ini proses finalisasi sedang berjalan. Setelah semuanya rampung, kami akan mengumumkan mekanisme rekrutmen ke publik,” jelas Ati.
Selain itu, RSUD Cilograng telah mengadopsi sistem layanan berbasis elektronik yang terintegrasi dengan pemerintah pusat, sehingga mempermudah koordinasi dan layanan pasien.
“Semua persyaratan izin operasional sudah terpenuhi. Begitu SDM selesai direkrut, rumah sakit ini siap beroperasi sesuai target pada April,” tambahnya. (***)



















