BANTENRAYA.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten bersama dengan Gerakan Mahasiswa Islam Indonesia (GMII) Provinsi Banten menggelar sosialisasi Pilkada Provinsi Banten.
Dimana, salah satu tujuan dilakukan kegiatan tersebut untuk mengajak aktivis mahasiswa untuk mengawal demokrasi yang berkualitas.
Ketua GMII Provinsi Banten Hadi Rusmanto menjelaskan, pihaknya kembali bekerjasama dengan penyelenggara untuk terus menyampaikan demokrasi yang berjalan secara berkualitas.
Baca Juga: Jelang Akhir Tahun, Ini Penyebab Pemprov Banten Belum Bisa Pastikan Kenaikan UMP 2025
“Demokrasi harus berjalan secara adil, jujur, tanpa money politik. Itu yang kami terus ajak mahasiswa dan aktivis bisa terus berperan,” katanya, Selasa 12 November 2024.
Hadi menyampaikan, demokrasi juga harus berjalan secara dewasa, baik itu masyarakat dan peserta Pilkada.
“Masyarakat dewasa tidak lagi terpolarisasi dan ribut karena beda pilihan. Bagi kontestan harus dewasa siap kalah dan menang,” ujarnya.
Baca Juga: 4 Warga Leuwiranji Pandeglang Tersambar Petir, Satu Orang Meninggal Dunia
Hadi berharap, kedepan jika para aktivis terus diajak maka bisa terbangun demokrasi yang sangat ideal.
“Ini para penerus masa depan. Kedepan jika mereka menjadi peserta pemilu paslon dan pengurus partai bisa membangun demokrasi yang ideal,” ujarnya.
Salah satu peserta sosialisasi Bukhari menjelaskan, mahasiswa siap bergandeng tangan untuk membuat demokrasi berjalan pada rel yang benar.
Baca Juga: Catatkan Pertumbuhan Kredit 8,21 Persen, Ini Strategi BRI Turunkan Rasio Kredit Bermasalah
“Penyelenggara harus berintigritas. Peserta harus dewasa siap menang siap kalah,” jelasnya.
Disisi lain, papar Bukhari, pihaknya berharap masyarakat jangan sampai tergiring oleh situasi politik yang membuat kerugian.
“Jangan sampai mudah terprovikasi. Maka tugas kami terus menyampaikan politik yang dewasa,” pungkasnya. ***















