BANTEN RAYA.COM – Beni Kurniawan (35) warga Kampung Kadupinang, Desa Sukajadi, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, pelaku peredaran narkoba jenis ganja seberat 69,75 gram tewas bunuh diri di dalam tahanan Rutan Polda Banten, Jumat 8 November 2024.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Banten Raya, Beni yang diketahui merupakan seorang guru honorer di salah satu SMK Negeri di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak itu diamankan pada Rabu 6 November 2024 oleh anggota Ditresnarkoba Polda Banten.
Beni ditangkap di pinggir jalan tepatnya di Kampung Bayah Tuguh, Desa Bayah Barat Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak usai mengambil paket berisi narkoba jenis ganja di salah satu jsa ekspedisi.
Saat dilakukan penggeledahan ditemukan 1 buah paket tiki yang di dalamnya terdapat lipatan plastik hitam, berisikan 2 buah paket plastik putih berisi ganja dengan berat bruto + 69,75 gram.
Dalam pemeriksaan, Beni mengaku jika ganja tersebut didapat dari seorang narapidana, yang saat ini tengah menjalani hukuman di Lapas Serang berinisial ED.
Baca Juga: Marak PHK di Banten, Klaim BP Jamsostek Memebngkak Capai Rp3,2 Triliun
Namun, setelah dua hari dilakukan penangkapan, Beni dikabarkan meninggal dunia pada Jumat 8 November 2024. Warga Kabupaten Lebak itu dikabarkan nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.
Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Didik Hariyanto membenarkan tewasnya pelaku penyalahgunaan narkoba di dalam Rutan Polda Banten. Beni ditemukan tewas tergantung pada Jumat 8 November 2024 sekitar pukul 08.45 Wib.
“Tersangka BK ditemukan dalam keadaan tergantung diruang khusus. Kondisi pelaku sudah tidak bernyawa yang diduga bunuh diri,” katanya dalam keterangan resminya, Minggu (10/11/2024).
Didik menerangkan jenazah Beni telah dilakukan otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten, dan telah dilakukan penyelidikan oleh Bidpropam Polda Banten. Hasil pemeriksaan luar sementara ditemukan jelas jerat yang melingkar dileher.
“Diketahui jenazah ditemukan dalam keadaan tergantung dengan ikat pinggang dalam keadaan sudah tidak bernyawa, namun saat ini masih dilakukan pendalaman terkait penyebab kematian tersangka sambil menunggu hasil visum dari Biddokkes Polda Banten,” terangnya. (***)















