BANTENRAYA.COM – Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan atau FKIK Universitas Sultan Ageng Tirtayasa atau Untirta menyelenggarakan kegiatan pemaparan dan diskusi visi, misi, tujuan dan strategi Fakultas Kedokteran dan Jurusan yaitu Kedokteran, Gizi, Ilmu Keolahragaan, dan Keperawatan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor Untirta, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Dekan serta Wakil Dekan FKIK Untirta, Ketua Jurusan FKIK Untirta, serta Mahasiswa yang diwakili oleh Ketua BEM dan Ketua Himpunan se-FKIK Untirta.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Dekan FKIK Untirta, Omat Rachmat yang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dari workshop terkait draf visi, misi, tujuan, strategi FKIK Untirta.
“Kegiatan ini merupakan sosialisasi final dari draf visi, misi, tujuan, hingga strategi FKIK Untirta yang diupayakan agar visi misi yang dirancang tepat, dan dapat diterapkan oleh seluruh masyarakat hingga stakeholder institusi,” ujarnya.
Baca Juga: Kelompok 79 KKM Uniba Kampanyekan Budaya Literasi dengan Mengaktifkan Perpustakaan Sekolah
Ia menambahkan, bahwa harapannya agar visi misi yang sudah dirancang dapat dimanfaatkan oleh seluruh stakeholder baik di bidang kesehatan maupun lainnya.
Di lokasi yang sama, Rektor Untirta Fatah Sulaiman menyampaikan apresiasinya kepada seluruh tim dari FKIK Untirta serta narasumber yang hadir pada kegiatan ini.
“Saya berikan apresiasi kepada seluruh tim terkait yang sudah merancang visi misi FKIK Untirta yang tentunya beririsan dengan value yang dimiliki Untirta yaitu Jawara serta HITS and Green University,” ucapnya.
Dalam pengarahannya, Rektor Untirta menyampaikan bahwa FKIK Untirta telah melakukan proses yang panjang hingga hari ini.
Apresiasi diberikan oleh Rektor Untirta dengan memberikan SK visi misi yang sudah dirancang serta didiskusikan.
Selanjutnya, pemaparan visi, misi, tujuan Fakultas dan Program Studi Kedokteran, Keperawatan, Gizi, dan Ilmu Keolahragaan oleh Wakil Dekan 1 FKIK Untirta, I Made Arya Subadiyasa.
Kemudian terdapat pengarahan dari Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia, Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Gizi Indonesia, Perkumpulan Program Studi Ilmu Keolahragaan Indonesia dan Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia.
Dalam kegiatan ini juga terdapat pemberian materi dari Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Hj. Ati Pramudji Hastuti dan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi, dengar pendapat, dan masukan dari para stakeholder.***















