Jumat, 20 Februari 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Jumat, 20 Februari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Tuntut Kelayakan, Ratusan Ojol di Banten Gelar Aksi di KP3B

Banten Raya Oleh: Banten Raya
29 Agustus 2024 | 21:41
Tuntut Kelayakan, Ratusan Ojol di Banten Gelar Aksi di KP3B

Ratusan pengendara ojek online (ojol) dari berbagai aplikasi menggelar aksi di depan Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten atau KP3B. Kamis, 29 Agustus 2024. Raffi/Bantenraya.com

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Ratusan pengendara ojek online atau ojol dari berbagai aplikasi menggelar aksi demonstrasi di depan Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten atau KP3B.

Dalam aksi tersebut, masa aksi menuntut adanya kelayakan tarif dan kesejahteraan dalam pekerjaannya.

BACAJUGA:

Ahmad Aziz Setia Ade Putra, Plt Sekda Kota Cilegon. (Gillang/Bantenraya.com)

400 Lahan Milik Pemkot Cilegon Belum Bersertifikat, Paling Banyak di DPUPR

20 Februari 2026 | 21:21
Ilustrasi harga telur ayam di Pasar Kranggota Kota Cilegon, (Tia/Bantenraya.com)

Sepekan Alami Kenaikan, Telur Ayam di Pasar Kranggot Cilegon Masih Mahal

20 Februari 2026 | 20:50
Ahmad Aflahul Aziz, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Cilegon. (Uri/Bantenraya.com)

Kader Gerindra Minta Program Pemkot Cilegon Soal 5.000 Wirausaha Baru Dikaji Ulang

20 Februari 2026 | 20:35
Suasana di Pasar Kranggot Cilegon yang terdapat penumpukan sampah, Jumat, 20 Februari 2026. (Tia/Banten Raya)

Sampah Menumpuk di Pasar Kranggot Cilegon hingga ke Bibir Jalan

20 Februari 2026 | 20:15

Pantauan Banten Raya di lokasi, para ojol yang tergabung dalam Aliansi Driver Ojek Online Bergerak atau Dobrak itu menyuarakan tuntutan-tuntutannya secara bergantian.

Ketua Serikat Pengemudi Angkutan Roda Dua atau Serdadu Dodi munir menjelaskan, aksi tersebut merupakan aksi gabungan para driver online se-Provinsi Banten.

Ia menuturkan, pihaknya menuntut adanya jaminan dan kelayakan dalam pekerjaan yang pihaknya lakoni tersebut.

Baca Juga: Pasangan Bakal Calon Bupati Serang Andika-Nanang Jalani Pemeriksaan Kesehatan Hampir 10 Jam

Sebab menurutnya, para ojol saat ini telah bekerja lebih dari 12 jam bahkan 24 jam namun kurang adanya perhatian pemerintah daerah.

Padahal jam kerja tersebut sudah lebih dari jam kerja normal.

“Tuntutan kita, adanya pekerjaan layak dan jam kerja yang layak untuk ojol, pendapatan yang layak buat ojol, jaminan yang layak untuk ojol. Jaminan yang layak itu terdiri dari jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan dan jaminan kesehatan keluarga ojol. Itu hari ini tidak ada semua itu,” kata Dodi kepada wartawan, Kamis, 29 Agustus 2024.

“Itu yang kita inginkan. Pj Gubernur mengetahui itu. Dan mencarikan solusinya untuk kami. Apakah itu dengan mengintervensi pihak aplikator, atau pemda sendiri yang mengeluarkan kebijakan atas jaminan itu. Itu terserah, yang penting, tujuan kami adalah bagaimana temen-teman ojol ini bisa teratasi semua kelayakan kerjanya. Entah jam kerjanya, pendapatannya, entah jaminan sosialnya,” tegasnya.

Dodi mempertanyakan, jika melihat problematika yang pihaknya alami selama ini, apakah pemerintah diam saja.

Baca Juga: Syafrudin-Heriyanto Janjikan Pemerataan Pembangunan di Kota Serang

Di mana, kata dia, saat ini banyak ojol belum mendapatkan kelayakan pendapatan maupun jam kerjanya.

“Ini merupakan penjajahan modern aplikator terhadap mitranya, driver online,” ucapnya.

“Tapi ini, Pj Gubernur abai. Pj Gubernur tidak mau mendengarkan aspirasi kami, malah menghindar menyerahkan kepada dishub (dinas perhubungan, -red). Ini buat kami bentuk pelecehan, bentuk penghinaan, bentuk peremehan, bahwa kami diremehkan oleh pemda. Nggak bisa dibiarkan seperti ini. Mereka (pemda, red) bertanggung jawab terhadap kemaslahatan masyarakat ojol Provinsi Banten khususnya,” tegasnya.

Dodi juga menyebutkan, dalam undang-undangnya 45 pasal 27 ayat 2, seharusnya negera menjamin kehidupan layak, dan pekerjaan layak bagi warga negaranya.

Lebih lanjut pihaknya menegaskan, akan memberikan tenggat waktu selama dua minggu untuk adanya pertemuan antara perwakilan ojol dengan pemerintah dalam hal untuk mendengarkan keluhan dan tuntutan dari para ojol se-Provinsi Banten.

Baca Juga: LKM Ciomas Resmi Dibubarkan, Bupati Serang Pastikan Tidak Membuat BUMD Baru

“Kita sampaikan, ketua aliansi dobrak sudah sampaikan di dalam, bahwa dead lock selama dua minggu tim Pj Gubernur tidak memanggil tim negosiasi dari ojol, maka dalam dua minggu ke depan, kita akan aksi lagi dengan masa yang lebih besar,” ujarnya.

“Saya harap, Pj Gubernur menerima kami dalam rentang waktu yang sudah kita dead lock kan,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Kordinator aksi, Nana Mulyana mengatakan, nasib ojol se-Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Untuk itu, dirinya menuntut untuk adanya kemerataan dalam pekerjaannya.

“Ojol yang ada di negara Indonesia, kita nyatakan sedang tidak baik-baik saja. Salah satu tuntutan, sama ratakan orderan, kemudian penuntutan sama ratakan pendapatan. Kemudian di dalamnya ada jaminan jaminan sosial baik berupa ketenagakerjaan atau kesehatan,” kata Nana.

Ia juga meminta agar Pemprov Banten bisa memperhatikan nasib para ojol dengan membuat payung hukum yang melindungi para ojol.

Baca Juga: SIAP-SIAP! Iphone 16 Akan Rilis September 2024?

“Makanya kita minta semoga ada aturan dan payung hukum dari pemerintah. Kita inginkan pak Pj Gubernur bisa memberikan payung hukum kepada kita para driver agar kami mendapatkan hak sebagaimana karyawan, bukan seperti mitra,” ujarnya.

Sementara itu, ditemui secara terpisah, Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar menerangkan bahwa, pihaknya akan mencoba berkomunikasi dengan penyelenggara aplikasi transportasi online tersebut. Dan akan membahas tentang apa yang saat ini dikeluhkan para pengemudi ojek online tersebut.

“Nanti kita bahas satu-satu. Dimana, hubungan kerjanya, ada tanggung jawab dan seterusnya. Itu kan pada dasarnya, karena swasta murni jadi selama ini kita ikuti saja perkembangannya,” kata Al Muktabar.

“Karena ada keluhan seperti ini, maka pemerintah hadir untuk mengecek hubungan kerjanya seperti apa. Terkait jaminan kesehatan, kita sudah UHC 99 persen. Jadi terjamin menyeluruh. Yang jelas dalam rangka pemerintah hadir, maka kita akan coba komunikasikan dengan pihak perusahaan,” pungkasnya.***

Tags: KP3Bojoltarif
Previous Post

SIAP-SIAP! Iphone 16 Akan Rilis September 2024?

Next Post

Polres Cilegon Ajak Mahasiwa Wujudkan Pilkada Damai

Related Posts

Ahmad Aziz Setia Ade Putra, Plt Sekda Kota Cilegon. (Gillang/Bantenraya.com)
Daerah

400 Lahan Milik Pemkot Cilegon Belum Bersertifikat, Paling Banyak di DPUPR

20 Februari 2026 | 21:21
Ilustrasi harga telur ayam di Pasar Kranggota Kota Cilegon, (Tia/Bantenraya.com)
Daerah

Sepekan Alami Kenaikan, Telur Ayam di Pasar Kranggot Cilegon Masih Mahal

20 Februari 2026 | 20:50
Ahmad Aflahul Aziz, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Cilegon. (Uri/Bantenraya.com)
Daerah

Kader Gerindra Minta Program Pemkot Cilegon Soal 5.000 Wirausaha Baru Dikaji Ulang

20 Februari 2026 | 20:35
Suasana di Pasar Kranggot Cilegon yang terdapat penumpukan sampah, Jumat, 20 Februari 2026. (Tia/Banten Raya)
Daerah

Sampah Menumpuk di Pasar Kranggot Cilegon hingga ke Bibir Jalan

20 Februari 2026 | 20:15
Menteri ATR/BPN dan Gubernur Banten saat menyerahkan sertifikat tanah wakaf di kantor MUI Provinsu Banten. Jumat, 20 Februari 2026. (Raffi/Bantenraya.com)
Daerah

58 Persen Belum Tersertifikasi, ATR BPN Percepat Legalitas 900 Ribu Tanah Wakaf

20 Februari 2026 | 19:41
Bupati Pandeglang Rd Dewi Setiani membuka Bazaar Ramadan Kadaharan Buka Puasa Porwan Pandeglang, Jumat 20 Februari 2026. (Muhaemin/Bantenraya.com)
Daerah

Bupati Pandeglang Ajak Warga Ramaikan Bazar Ramadan Porwan, 60 UMKM Turut Terlibat

20 Februari 2026 | 19:29
Load More

Popular

  • Samsung Galaxy A57

    Spesifikasi Samsung Galaxy A57, Bakal Hadir Setelah Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Cilegon Beri Bocoran 4 Titik Operasi Lalu Lintas, Ramadan Jangan Coba-coba Langgar Aturan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dewan Cilegon Minta Pemerintah Kaji Ulang Penurunan NJOP Industri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ‎Pemkot Serang Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadan, Tekankan Puasa Tidak Menganggu Rutinitas Pekerjaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SD Negeri Banjarsari 5 Kota Serang Berjaya di OSN, O2SN dan FLS3N 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRI Super League, Rekor Mentereng Persis Solo FC Siap Binasakan PSBS Biak di Manahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Breaking News, Tabrak Truk di Stasiun Poris, KA Bandara Anjlog

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jamu Borneo, Dewa United Incar Revans di Banten Internasional Stadium 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buntut Perang Komentar SEAblings vs Knetz, TikToker Lansia Ini Kena Imbas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11
matahari cilegon

Gedung Eks Matahari Lama Cilegon Mulai Dibersihkan, Bakal Jadi Gedung UMKM

8 Januari 2026 | 18:36

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Ahmad Aziz Setia Ade Putra, Plt Sekda Kota Cilegon. (Gillang/Bantenraya.com)

400 Lahan Milik Pemkot Cilegon Belum Bersertifikat, Paling Banyak di DPUPR

20 Februari 2026 | 21:21
Ilustrasi harga telur ayam di Pasar Kranggota Kota Cilegon, (Tia/Bantenraya.com)

Sepekan Alami Kenaikan, Telur Ayam di Pasar Kranggot Cilegon Masih Mahal

20 Februari 2026 | 20:50
Ahmad Aflahul Aziz, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Cilegon. (Uri/Bantenraya.com)

Kader Gerindra Minta Program Pemkot Cilegon Soal 5.000 Wirausaha Baru Dikaji Ulang

20 Februari 2026 | 20:35
Suasana di Pasar Kranggot Cilegon yang terdapat penumpukan sampah, Jumat, 20 Februari 2026. (Tia/Banten Raya)

Sampah Menumpuk di Pasar Kranggot Cilegon hingga ke Bibir Jalan

20 Februari 2026 | 20:15

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda