Rabu, 18 Februari 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Rabu, 18 Februari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Bos PO Sudiro Tungga Jaya Buka-bukaan  soal Bisnisnya dan Tantangan di Dunia Transportasi

Gillang Mubarok Oleh: Gillang Mubarok
2 Oktober 2021 | 11:35
Bos PO Sudiro Tungga Jaya Buka-bukaan  soal Bisnisnya dan Tantangan di Dunia Transportasi

PO bus Sudiro Tungga Jaya. Ainul gillang/bantenraya.com

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM- Bos Perusahaan Otobus (PO) Sudiro Tungga Jaya, Ki Agus Muhammad Sidik, buka-bukaan soal usahanya. 

Pria yang biasa disapa Ki Agus tersebut menceritakan suka duka bisnis di bidang transportasi. 

Cerita tentang suka duka Ki Agus dalam bisnis di dunia transportasi diungkapkan dalam sebuah video yang diunggah akun youtube milik Karoseri Laksana, yaitu Laksanabus dengan judul ‘Edisi Spesial Bersama Ki Agus Sudiro Tungga Jaya’, diunggah pada pekan lalu. 

Baca Juga: 14 Motif Batik Khas Pandeglang yang Kini Sudah Punya HAKI

Video wawancara yang dipandu host bernama Lek Lang bersama Ki Agus, dilakukan di garasi PO Sudiro Tungga Jaya, Magetan, Jawa Timur, dengan bertalar bus premium milik PO Sudiro Tungga Jaya buatan karoseri Laksana.

Ki Agus menceritakan awal mula terjun ke dunia transportasi. 

Ki Agus memulainya pada 2014 lalu dengan sektor bisnis bus pariwisata dengan 6 unit armada. 

Baca Juga: 56 Gempa Bumi Goyang Banten Selama September 2021

Saat itu, namanya Agam Tungga Jaya. 

Tiga tahun berselang, usaha bus pariwisata Ki Agus terus berkembang. 

Pada 2017 sudah mempunyai sekitar 15 sampai 20 unit bus Agam Tungga Jaya.

Baca Juga: Cuma Rp14.000 Bisa Makan di Se’i Sapi Kuy PCI

Ki Agus melebarkan sayap usahanya di dunia transportasi dengan membuka layanan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). 

Untuk bus AKAP, Ki Agus memberikan nama Sudiro Tungga Jaya. 

Berawal dari belasan bus pada 2017, kini PO Sudiro Tungga Jaya terus berkembang. 

Baca Juga: Ikatan Cinta 2 Oktober Makin Tegang, Aldebaran Selamatkan Ricky Dari Peneror

Bahkan hingga 2021 ini, jumlah armadanya sudah mencapai 122 unit. Saat ini, PO Sudiro Tungga Jaya lebih fokus pada bus AKAP reguler.

Lek Lang menanyakan tantang bisnis di dunia transportasi. 

“Tantangan atau cerita yang menarik Mas Agus ketika menjalankan transportasi AKAP, apa sih mas sampai segede ini?,” tanya sang host. 

Baca Juga: Wanita Jangan Bangga Dulu Punya Tubuh Langsing, Bisa Karena Penyakit Anarokesia

Ki Agus menjawab, “Di bidang AKAP kita kan menjual jasa, meski kita belum baik. Kita selalu berbenah, dari tim kita, manajemen, sudah memikirkan yang namanya kenyamanan penumpang, keselamatan, itu yang menjadi prioritas,” kata Ki Agus. 

Bahkan, kata Ki Agus, mengaku saat ini sudah merubah stigma bahwa PO Sudiro Tungga Jaya yang dikenal lari kencang, namun saat ini lebih mementingkan kenyamanan dan keselamatan penumpang. 

“Seingat saya tanggal 3 Juli 2021, kita mengundang KNKT atau Komite  Nasional Keselamatan Transportasi untuk memaparkan kepada driver-driver, co driver, mekanik ataupun manajemen kita, untuk merubah menjadi lebih baik. Jikapun masih ada musibah, itu di luar kendali kita,” kata owner PO Sudiro Tungga Jaya atau yang juga sering disebut STJ.  

Baca Juga: Jungkook BTS Resmi Dilaporkan oleh Netizen Karena Iklan Terselubung

Lek Lang kembali menanyakan kepada Ki Agus, “tantangan yang lain dalam bisnis bus ini apa suka dukanya Mas Agus?,” tanya Lek Lang lagi. 

Ki Agus pun menjelaskan suka duka di bisnis bus AKAP.

 Bisnis bus AKAP dengan bus Pariwisata berbeda. 

Baca Juga: Ditanya Kepiawaian Menjawab Pertanyaan Jamaah oleh Pengacara Hotman Paris, Begini Jawaban Ustad Abdul Somad

Sebab, jika bus Pariwisata, ketika keluar garasi sudah pasti terima uang sewa dan isi satu orang atau isi 60 orang harga sewanya sama, sementara untuk bus AKAP tidak demikian. 

“Kalau AKAP satu sisi yang ramai, satu sisi yang sepi. Tergantung manajemen mengelolanya bagaimana,” katanya. 

Ki Agus juga menceritakan sukanya, ketika bus ramai dari Jabodetabek dan dari Jawa Timur atau Jawa Tengah, maka akan diterapkan sistem putar balik. 

Baca Juga: Anyaman Noken Dibeli Presiden Jokowi, Begini Rasa Senangnya Mama-mama Papua di Jalan Sentani

“Kadang ada istilah mobil putar balik, berarti ada  di daerah barat atau timur penumpangnya ramai. Itu sukanya,” ungkapnya.

Ki Agus mengungkapkan dukanya bisnis bus AKAP. 

Menurutnya, waktu bus maintenance ada spare part yang tidak ready. 

Baca Juga: Pola Makan Kita Salah, Zaidul Akbar Sarankan Contoh Makanan Orang Zaman Dulu

“Bukan kita busnya banyak yang berhenti karena maintenance. Ada spare part yang kita harus nunggu berapa bulan, harus memakan waktu sekian minggu bahkan sekian bulan baru datang spare partnya,” paparnya.  

Ki Agus menerangkan, guna mengantisipasi adanya bus yang rusak, Ia pun menyebar tim storing di beberapa tempat, seperti Jakarta, Jatiasih, Poris Plawad, Magetan, Madiun, Wonogiri, Yogyakarta. 

BACAJUGA:

Ita Kania

Berawal Dari Hobi, Ita Kania Sukses Jadi Pengrajin Batu Alam

19 Desember 2025 | 17:51
Asep Nugrahajaya

Asep Nugrahajaya, Dari Anak Guru SD Jadi Kadis Pendidikan Hingga Staf Ahli Bupati Serang

1 Desember 2025 | 08:34
lowongan kerja

Siap Berkarir di Bank? Lowongan Kerja Terbaru BTPN Syariah, Terbuka untuk D3

9 September 2025 | 07:29
Fun Run

Muhammadiyah Gelar Fun Run 2025 di Yogyakarta Akhir Pekan Ini, Catat Tanggalnya

8 September 2025 | 20:53

“Ada yang masuk telinga saya, enaknya naik Sudiro kalau trouble cepat ditangani,” ucapnya. 

Baca Juga: Ini Perasaan Wagub Banten Andika Hazrumy Melihat Atlet Muay Thai Banten Lolos ke Final PON XX Papua

Lek Lang juga menanyakan tantangan bisnis bus AKAP di saat pandemi covid-19. 

Ki Agus menjelaskan beberapa tantangan bisnis bus AKAP di era pandemi covid-19. 

“Kalau dibilang berat atau tidak berat, kita tidak munafik, tetap berat. Semua jenis usaha pasti akan mengalami penuruna di tengah kondisi ini. Tergantung kita memanaj bagaimana dari kru kita bisa mendapat pendapatan, perusahaan masih bisa mendapat pendapatan untuk menggaji karyawannya, bisa menyantuni lain-lain. Kita memutar otaknya luar biasa,” tuturnya.

Baca Juga: Resep Sambal Terasi Mantap, Cocol dengan Nasi Hangat dan Telur Sudah Bikin Nagih

Bahkan, akibat tutupnya tempat wisata saat pandemi Covid-19, PO Sudiro Tungga Jaya juga mengalihkan 40 unit armada pariwisata ke AKAP.

 “Kita urus izinnya juga. Strategi itu harua kita keluarkan dari pimpinan perusahaan,” jelasnya. 

Ki Agus juga menyebut, PO Sudiro Tungga Jaya saat ini melayani trayek dari Jabodetabek ke Jawa Tengah, Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Baca Juga: Aldebaran di Ikatan Cinta Ternyata Nama Bintang Paling Terang Selain Kejora

Bahkan, saat ini sudah ada divisi trayek, dengan 122 armada. ***

Editor: Administrator
Tags: Karoseri LaksanaSudiro Tungga Jaya
Previous Post

Survei SMRC: 77 Persen Warga Ingin Negara Pancasila

Next Post

Remaja di Lebak Sudah Diikutkan Pembekalan Kesiapan Berumah Tangga

Related Posts

Ita Kania
Citizen

Berawal Dari Hobi, Ita Kania Sukses Jadi Pengrajin Batu Alam

19 Desember 2025 | 17:51
Asep Nugrahajaya
Citizen

Asep Nugrahajaya, Dari Anak Guru SD Jadi Kadis Pendidikan Hingga Staf Ahli Bupati Serang

1 Desember 2025 | 08:34
lowongan kerja
Citizen

Siap Berkarir di Bank? Lowongan Kerja Terbaru BTPN Syariah, Terbuka untuk D3

9 September 2025 | 07:29
Fun Run
Citizen

Muhammadiyah Gelar Fun Run 2025 di Yogyakarta Akhir Pekan Ini, Catat Tanggalnya

8 September 2025 | 20:53
3 Link Twibbon Peringatan HUT Jalasenastri 2025, Desain Gratis dan Terbaru
Citizen

3 Link Twibbon Peringatan HUT Jalasenastri 2025, Desain Gratis dan Terbaru

26 Agustus 2025 | 17:18
GRATIS! 5 Link Twibbon HUT Jalasenastri ke-79 Tahun 2025, Desain Terbaru dan Palin Keren
Citizen

GRATIS! 5 Link Twibbon HUT Jalasenastri ke-79 Tahun 2025, Desain Terbaru dan Palin Keren

26 Agustus 2025 | 09:21
Load More

Popular

  • Pensiunan Krakatau Steel saat menemui Anggota Dewan pada Kamis, 12 Februari 2026. (dok Pensiunan Krakatau Steel)

    Pensiunan Krakatau Steel Mengadu ke Anggota Dewan, Buntut Perusahaan Alot Naikkan Dana Pensiun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 15 Link Twibbon Ramadan 2026, Dijamin Keren dan Kekinian Buat Ibadahmu Makin Semangat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Spesifikasi Samsung Galaxy A57, Bakal Hadir Setelah Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Royal Baroe Banyak Diincar Investor Luar Kota Serang, Pemkot Siapkan UPT Khusus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Diputuskan! Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan Jatuh pada 19 Februari 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Dilantik, Karang Taruna Puloampel Langsung Fokus Tangani Sampah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 10 Ucapan Maaf Sebelum Puasa Ramadan 2026, Kata-kata Tulus dan Menyentuh Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didukung Penuh Bupati Serang, Seleksi Calon Peserta MTQ Tingkat Provinsi Berlangsung Ketat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11
matahari cilegon

Gedung Eks Matahari Lama Cilegon Mulai Dibersihkan, Bakal Jadi Gedung UMKM

8 Januari 2026 | 18:36

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Oki Alpukat

Alpukat Kualitas Super Ukuran Jumbo ada di Oki Alpukat, Harganya Dijamin Paling Murah

18 Februari 2026 | 11:50
Rekomendasi wisata kuliner untuk berbuka puasa Ramadan

5 Rekomendasi Wisata Kuliner Buka Puasa Saat Ramadan 2026, Paling Hits di Indonesia

18 Februari 2026 | 11:35
bacaan bilal sholat tarawih

Dijamin Lengkap! Bacaan Bilal dengan Jawaban Jamaah untuk Sholat Tarawih 23 Rakaat di Bulan Ramadan

18 Februari 2026 | 11:27
Potret Gunung Kelimutu Nusa Tenggara Timur

Fakta Menarik Gunung Kelimutu NTT, Satu-Satunya Danau yang Miliki 3 Warna

18 Februari 2026 | 11:23

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda