BANTENRAYA.COM – Pemkab Serang melalui Dinas Kesehatan atau Dinkes Kabupaten Serang akan gencar melakukan kegiatan promotif dan preventif untuk meningkatkan derajat kesehatan.
Untuk memulai kegiatan promotif dan preventif tersebut Pemkab Serang telah melakukan kick off integrasi pelayanan kesehatan primer.
Pada pelaksanaan aksinya, Pemkab Pandeglang melibatkan seluruh komponen masyarakat dan pemerintah.
Sebagai langkah awal, Pemkab Serang menetapkan 10 lokasi khusus atau lokus untuk mengimplementasikan integrasi pelayanan primer yang mengedepankan kegiatan promotiv dan preventif tersebut.
“Kita laksanakan kick off integrasi pelayanan kesehatan primer dengan seluruh jajaran Dinkes, OPD, camat, termasuk akademisi,” ujar Sekda Pemkab Serang Nanang Supriatna di Aula Tb Suwandi, Pemkab Serang Selasa 21 Mei 2024.
Ia menjelaskan, permasalahan penanganan kesehatan harus dilakukan oleh semua dan untuk semua dan tidak bisa dilakukan oleh pihak-pihak tertentu saja.
Baca Juga: Daerah di Banten Satu Ini Jadi Tujuan Favorit Investasi, Cuannya Tembus 8 Triliun per 3 Bulan
Akan tetapi pelaksanaannya harus melibatkan semua pihak agar agar derajat kesehatan lebih baik lagi.
“Semua fasilitas kesehatan dari mulai bawah harus bergerak semua untuk melaksanakan pelayanan kesehatan sehingga permasalah kesehatan seperti stunting dan AKI/AKB bisa teratasi,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinkes Kabupaten Serang Agus Sukmayadia mengatakan, dalam kegiatan integrasi layanan kesehatan primer ini ada 10 puskesmas yang menjadi lokus.
Meski demikian pada 2025 mendatang ditargetkan semua puskesmas sudah mengimplementasikannya.
“Yang kita harapkan dalam integrasi layanan primer ini bagaimana masyarakat kita bisa merubah pola prilakunya dan lingkungannyan,” katanya.
Kemudian, masyarakat yang selama ini kurang mengontrol kesehatannya bisa melakukan hal tersebut dengan mendatangi fakses baik Posyandu maupun ke Puskesmas.
Baca Juga: Malam-malam Kapolres Serang Kumpulan Ormas, Ingatkan Jangan Ada Oknum yang Berulah
“Jadi didekatkan pelayanannya. Jadi ini program promotif dan prventif,” tuturnya.
“Jadi program ini salah satu pilar untuk meningkatkan dan menjaga derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Serang,” ujarnya.***



















