BANTENRAYA.COM – Perolehan dua putra mahkota yakni Fauzi Desviandy dan Rizki Khairul Ichwan tidak menembus diatas 2 ribu suara untuk Pileg DPRD Kota Cilegon.
Hal tersebut tentunya menjadi salah satu perbincangan di kalangan elit internal partai dan juga partai lainnya soal perolehan suara dua putra mahkota yang seharusnya sangat signifikan.
Misalnya, Fauzi Desviandy anak Walikota Cilegon Helldy Agustian hanya mendapatkan sebanyak 1.040 suara berdasarkan real count milik KPU Kota Cilegon yang sudah masuk sebanyak 58 persen atau 187 TPS dari total 317 TPS.
Fauzi masih kalah dengan suara Sokhidin yang sudah menyentuh angka 1.144 suara dalam Real Count.
Hal sama terjadi kepada Rizki Khairul Ichwan anak dari Ketua DPD II Golkar Kota Cilegon Ratu Ati Marliati, dimana dirinya hanya mendapatkan sebanyak 1.287 saja dalam real count KPU.
Suara Rizki, masih kalah jauh dengan 3 caleg lainnya di Golkar yakni Yamanan sebesar 2.071 suara, Aisul Umami sebanyak 1,829 suara dan Robinsar sebanyak 1.747 suara yang diprediksi ketiganya juga akan duduk dan suaranya lebih unggul darinya.
Suara Rizki sendiri juga sampai sekarang dalam Real Count masih kalah dari Agus Setiawan dari dapil yang sama yakni Purwakarta – Jombang dengan nilai sebesar 1.488 suara.
Salah satu Pengurus DPD Golkar Kota Cilegon yang enggan disebutkan namanya menyampaikan, berdasarkan klaim sementara hasil tabulasi internal, suara Rizki sendiri sudah tembus di angka 5 ribu suara.
“Sudah diatas 5 ribu suara kok. Jadi ini bisa mengunci untuk dirinya jadi,” katanya, Jumat 23 Februari 2023.
Selain itu, pihaknya juga memastikan Golkar Kota Cilegon akan menyegel sebanyak 9 kursi di DPRD Kota Cilegon.
“Hitungan sementara ini masih 9 kursi kok,” jelasnya memberikan klaim.
Sementara itu, salah satu sumber internal Pengurus DPC Gerindra Kota Cilegon yang enggan disebutkan namanya menyampaikan, suara Fauzi mencapai sebesar 3.890 suara.
Baca Juga: Begini Cara Kapolres Pandeglang Ikut Rayakan Hari Pers Nasional
Dimana, tentu saja angka tersebut cukup menghantarkan dirinya duduk di parlemen.
“Sudah mengunci satu kursi untuk Fauzi,” katanya.
Ia menjelaskan, jika angka tersebut sebenarnya masih meleset dari hitung yang dilakukan. Sebab, seharusnya angka bisa lebih signifikan lagi.***















