BANTENRAYA.COM – PT Duta Danadyaksa Teknologi atau DD Tekno menyalurkan santunan kepada anak yatim piatu di 3 pondok pesantren berupa 1.000 pakaian baru.
Aksi sosial ini berbarengan dengan launching Elzuhra, produk fashion muslim society, hasil kolaborasi antara DD Tekno dan El Zatta.
Iskandar Syamsi selaku CEO DD Tekno mengatakan, donasi baju yang diberikan oleh DD Tekno merupakan ikhtiar menjawab tantangan yang terjadi dengan mencoba menghadirkan sebuah solusi dari kenaikan jumlah anak yatim piatu di saat pandemi ini.
Baca Juga: Warga Banten Bisa Cek Tagihan Pajak Kendaraan Bermotor Sambil Rebahan, Begini Caranya
Dompet Dhuafa melalui DD Tekno mencoba memuliakan yatim piatu dengan memberikan pakaian yang modis dan kekinian dari El Zuhra. Guna memberikan kepercayaan pada diri mereka.
“Kami tetap memikirkan dan berkepedulian saat kondisi sosial ekonomi berdampak pandemi Covid-19 saat ini,” ujar Iskandar, Minggu, 19 September 2021.
Iskandar menuturkan, bagi sebagian orang membeli baju baru merupan hal biasa. Bahkan mungkin menjadi sebuah rutinitas bulanan karena mampu secara finansial. Namun, bagi sebagian yang lain membeli baju baru tidaklah mudah.
“Seperti anak yatim piatu, santri dhuafa, dan anak jalanan pasti susah,” katanya.
Iskandar menuturkan, pihaknya mencanangkan baju baru outfit of the day yang kekinian dengan pemberdayaan ekonomi keumatan yang berprinsip syariah untuk disalurkan kepada anak yatim. Ini menurutnya merupakan sesuatu yang baru.
“Seperti perintah Allah kita harus memuliakan anak yatim, salah satunya dengan memberikan kebutuhan sandang yaitu baju baru yang OOTD (outfit of the day-red) tren masa kini. Semoga ini bisa menjadi suatu gerakan nasional ke depannya,” jelas Iskandar.
Baca Juga: Mencoba Rute Bersepeda di Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung Rute Pantai Batu Hideung
Ahmad Sonhaji selaku Direktur Dakwah, Budaya, dan Pelayanan Masyarakat Dompet Dhuafa mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari program Muliakan Yatim dari Dompet Dhuafa.
Berbasis pondok pesantren, yatim yang menjadi penerima manfaat mendapat dukungan baik moril maupun materiil agar mampu meningkatkan taraf hidup di masa depan.
“Dengan memuliakan yatim piatu secara tidak langsung juga mendukung kemajuan pemberdayaan ekonomi keumatan dan kerakyatan bangsa Indonesia melalui generasi masa depan,” ucap Sonhaji. ***

















