BANTENRAYA.COM – Seorang dokter di rumah sakit swasta di Kota Serang berinisial S dilaporkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Serang Kota.
Sang dokter dilaporkan atas dugaan pemukulan terhadap pasien anak berusia 7 tahun asal Kabupaten Pandeglang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Bantenraya.com, dugaan kasus pemukulan oleh dokter itu dilaporkan oleh orangtua anak korban ke Polresta Serang Kota pada Juni 2023 lalu.
Baca Juga: Tipu Pencari Kerja hingga Belasan Juta, Calo Loker Pabrik di Kabupaten Serang Dibekuk Polisi
Awalnya, korban yang tengah berobat ditangani oleh dokter di ruangannya. Ketika itu, korban hendak dilakukan tindakan medis berupa pemasukan alat ke tubuhnya.
Saat hendak di masukan alat, korban panik dan menendang ke arah selangkangan dokter tersebut. Diduga, dokter itu secara spontan memukul bocah berusia 7 tahun tersebut.
Melihat kejadian itu, orang tua korban tak terima jika anaknya dipukul oleh dokter tersebut, dan langsung melaporkannya ke Polresta Serang Kota.
Kanit PPA Polresta Serang Kota Ipda Febby Mufti Ali membenarkan adanya laporan kasus penganiyaan yang dilaporkan warga Pandeglang terhadap dokter di rumah sakit swasta di Kota Serang.
Laporan tentang dugaan penganiayaan tersebut, dibuat beberapa beberapa bulan lalu.
“Laporannya kalau tidak salah bulan Juni 2023 lalu. Terlapornya benar (seorang dokter),” katanya saat dikonfirmasi, Selasa 14 November 2023.
Baca Juga: TERBARU! A Good Day To Be A Dog Episode 5 dan 6: Spoiler Lengkap dengan Jadwal Tayang
Febby menjelaskan, dari laporan yang diperolehnya, kasus penganiyaan oleh dokter itu bermula dari tendangan korban ke area selangkangan dokter. Kemudian secara spontan, dokter memukul korban.
“Iya berawal dari pasien anak yang menendang ke bagian sensitif dokter. Dokter ini mungkin tidak terima dan spontan melakukan pemukulan sebanyak satu kali,” jelasnya.
Untuk saat ini, Febby menerangkan, penyidik telah memeriksa orangtua korban maupun dokter tersebut. Dari keterangannya, terlapor sendiri tidak membantah kejadian tersebut.
Baca Juga: Profil dan Biodata Angelia Christy, Artis Tiktok yang Kini Lagi Viral di Media Sosial
“Terlapornya mengakui perbuatannya, dia (dokter) mengaku salah,” terangnya.
Dikonfirmasi terpisah, Humas RS Agus Ramdani membantah terjadinya pemukulan oleh dokter tersebut. Sehingga pihaknya tidak banyak memberikan komentar terkait hal itu.
“Tidak ada penganiayaan setau soalnya mas,” tandasnya. ***



















