BANTENRAYA.COM – Viral di media sosial, perdebatan tentang aplikasi trading itu sama dengan judi.
Imbasnya kepada pemain trading yang sukses, mereka dibilang pembodohan dan hanya penjual mimpi.
Ungkapan itu disampaikan langsung oleh dr Tirta, selaku dokter, pengusaha, dan influencer bagi banyak orang.
Baca Juga: Liga Inggris Libur Dua Pekan, Ini Jadwal Terbarunya Mulai 9 Februari 2022
Konflik ini dimulai karena rilisnya artikel research dari CNBC Indonesia, yang berjudul “Binomo dkk Itu Judi Bukan Trading”.
Sedikit info tentang trading, cara kerjanya memang seperti judi. Deposit, lalu pasang harga. Jika menang kaya raya, apabila kalah meronta-ronta.
Dr Tirta setuju dengan hal tersebut, dan dengan tegas langsung mengedukasi warga net di Instagramnya.
Baca Juga: Rachel Vennya Unggah Foto Selfie Bareng Niko Al Hakim, Tuai Komentar Pro Kontra Warganet
Tidak sedikit warga net yang langsung menyerbu Instagram para pemain trading sukses, dan menyebut mereka adalah penipu.
Indra Kenz dan Doni Salmanan yang menjadi sasaran warga net.
Sebagaimana dikutip Bantenraya.com dari akun Instagram @dr.tirta, dirinya tersindir dan marah karena disebut pansos (panjat sosial) oleh salah satu pemain trading.
Baca Juga: Banyak Lurah di Cilegon Terancam Nonjob dan Turun Pangkat Saat Mutasi Rotasi, Begini Penjelasannya..
“Usaha dan kerja itu gada yang instant, itu topik utamanya kau kacaukan brader, jadinya banyak anak muda yang males-malesan tapi mau duit banyak” tulis dr Tirta dalam caption.
Lalu, dr Tirta mencap para pemain trading bukanlah pengusaha. Namun hanyalah penjual mimpi kepada masyarakat banyak.
“Stop bodohi anak muda dengan self rewardmu yg palsu, camkan itu!” pungkas dr Tirta.***
















