BANTENRAYA.COM – Teman pengemudi BMW yang tabrak mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM), Nurul Fajri Aqilah ramai tuai kritik netizen.
Nurul Fajri Aqilah disebut tone deaf terhadap korban yang tewas ditabrak pengemudi BMW sekaligus temannya, Christiano Pengarapenta Pengidahan Tarigan.
Kritikan netizen terhadap Nurul Fajri Aqilah bermula dari unggahan mahasiswa UGM tersebut.
Baca Juga: DPRD Banten Terima Usul Raperda RPJMD, Ada Delapan Janji dan 24 Program Prioritas
Unggahan Nurul Fajri Aqilah memuat kemarahannya terhadap pemberitaan terkait kasus yang melibatkan Christiano.
“Semua teman pelaku yang tone deaf harus dapat sanksi sosial,” cuit akun X (sebelumnya Twitter) @buwungkepin yang mambagikan tangkapan layar unggahan Nurul Fajri Aqilah.
“Ngambil prodi manajemen kebijakan publik tapi ngga peka sama kondisi korban & keluarganya,” cuit akun @vhdjncncj.
“Dia nabrak org sampe meninggal, kok masih bisa dia marah2 ngebela temennya,” sambung akun @bxnnxnmc.
Baca Juga: Usai Dilantik, Zakiyah Tancap Gas: Siap Rombak ASN dan Isi Jabatan Kosong
“Tone deaf nih orang, namanya nabrak orang sampe meninggal ya kriminalllll dan harus tanggung jawab,” sambung akun @deabxbbcbc.
Atas ramainya unggahan tersebut, Nurul Fajri Aqilah sampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang diperbuatnya.
Perempuan yang pernah menjabat sebagai Ketua Keluarga Mahasiswa Manajemen dan Kebijakan Publik (GAMAPI) itu bahkan menyesali atas perbuatannya yang dinilai kurang berempati terhadap korban.
Baca Juga: Banjir Rendam 1.920 KK di Pandeglang, BPBD Lakukan Patroli Sungai
Sebagai informasi, mahasiswa FH UGM bernama Argo Erico Achfandi tewas setelah ditabrak pengemudi sekaligus mahasiswa Fakultas Ekonomi Bisnis atau FEB UGM, Christiano.
Peristiwa yang merenggut nyawa korban terjadi di Sleman, Yogyakarta pada Sabtu dini hari, 24 Mei 2025.
Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) telah menetapkan pengemudi mobil BMW, Christianto sebagai tersangka dalam kasus tersebut.***
















