BANTENRAYA.COM – Fakta menarik datang dari Tiktoker Bima Yudho atau Awbimax yang muncul dalam menyoroti kasus serangan di Pusat Data Nasional atau PDN.
Sebagaimana diketahui, TikTokers Awbimax memberikan pendapatnya mengenai pemberitaan serangan hacker ransomware terhadap PDN yang mengakibatkan sejumlah layanan alami gangguan.
Awbimax merasa bahwa dirinya sangat prihatin dengan berbagai berita negatif dari Kominfo dalam menangani kasus serangan ransomware terswebut.
Pasalnya Awbimax mengatakan bahwa dia sangat kasihan dengan berbagai pemberitaan terhadap Pemerintah yang dinilai merugikan masyarakat.
Baca Juga: Enam PTS di Banten Debat Ikuti Debat Prodi Manajemen yang Diselenggarakan Uniba
“Gua ngeliat berita di negara gua makin kasihan tau gak, makin ancur,” kata Awbimax dikutip bantenraya.com dari akun Instagram @awbimax.
Bukan hanya itu, Awbimax juga tak lupa menyentil sejumlah pejabat Kominfo yang dinilai tidak mampu mengatasi serangan Hacker ransomware yang meretas data PDN.
Dirinya menyerukan agar tidak usah menjadi pejabat jika pada akhirnya merugikan masyarakat dan negara.
“Makanya kalau goblok gausah jadi pejabat,” ucapnya.
Baca Juga: Ketua Komisi IV DPRD Banten, Mohamad Nizar, Merespon Duet Andra Soni dan Dimyati Natakusumah
Bukan hanya PDN pria berprofesi sebagai TikTokers tersebut juga mengkritik pemblokiran rekening oleh Bank Negara imbas dari judi online yang disalah gunakan.
“Hayo loh, data lu dipake untuk game online ilegal tuh,” ungkapnya.
Awbimax lagi-lagi menyalahkan para pejabat dalam pemerintah yang dinilai tidak mampu memberantas game online ilegal.
“Yang salah siape? pejabatnya, yang kena rakyatnya makanya kalau ada pemimpin goblok jangan dipilih,” katanya.
Baca Juga: Punya Pendapatan Rp3,3 Juta Per Bulan di Banten Termasuk Kategori Penduduk Miskin
Tak berhenti disitu, dirinya kemudian menyinggung pemberitaan mengenai layanan pajak yang tidak bisa diakses oleh masyarakat.
Lantas dirinya pun menanyakan dampak akibat tidak bisa diaksesnya layanan pajak sehingga merugikan banyak masyarakat.
“Terus kalau gak bisa bayar pajak gimana? gabisa bayar? bagus gabisa bayar terus dianggap gak bayar kena denda,” lanjut Awbimax.
Dirinya menegaskan bahwa serangan ransomware terhadap data nasional tersebut harus segara diatasi dan dipertanggung jawabkan sebaik-baiknya oleh pemerintah.
Awbimax seolah tak terima jika masyarakatlah yang terkena dampaknya padahal yang membuat kesalahan adalah pemerintah.
“Yang bikin perkara pemerintah, tapi rakyat kena dampaknya,” jelasnya.
Oleh karena itu, dirinya juga meminta kepada Kominfo untuk mengakui bahwa dirinya tidak mampu mengatasi serangan hacker ransomware.***
















