BANTENRAYA.COM – Ruas jalan Maja – Cisoka menjadi lokasi parkir truk-truk pengangkut tanah atau galian c.
Berdasarkan penuturan sejumlah warga, para sopir truk itu sengaja parkir untuk menunggu jam operasional kendaraan tonase besar di Kabupaten Tangerang yang dimulai sekitar pukul 22.00 WIB.
Salah seorang warga, Iqbal (30) menyebut bahwa truk-truk pengangkut galian c biasanya memulai antre sejak pukul 18.00 WIB.
Puluhan truk berbaris dari ruas jalan Maja – Koleang hingga sekitar Pasar Maja.
Baca Juga: Oxone Luncurkan Tumbler Louna untuk Pasar Anak Muda dengan Design Keren
Setiap sore menjelang malam, warga yang melintas, termasuk dirinya, merasa disiksa oleh kondisi tersebut.
“Yang melintas ya tetap saja ada siang hari. Tapi pas mulai sore, truk tanah yang ukurannya lebih besar seenaknya antre di sini. Nunggu jam operasional truk tonase di Kabupaten Tangerang dimulai,” kata Iqbal saat ditemui, Senin, 7 Juli 2025.
Iqbal menyampaikan, penumpukan truk di ruas jalan tersebut terjadi lantaran Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Lebak tidak memiliki aturan yang jelas tegas terkait jam operasional truk tonase yang memaksa truk-truk yang berasal dari Lebak tetap beroperasi dan tertahan di perbatasan Kabupaten Tangerang dan Lebak.
Baca Juga: PBB Rilis Daftar Perusahaan yang Terlibat Genosida Israel di Gaza, Cek Ada Apa Saja?
“Di Lebak belum ada aturan jam operasional, jadi truk yang dari Cimarga atau Citeras tetap beroperasi. Walaupun sore ada penumpukan, truk-truk yang bawa pasir tetap saja ada yang lolos lewat,” terangnya.
Kata Iqbal, kondisi itu membahayakan, truk yang diparkiran memakan hampir setengah jalan hingga berakibat kemacetan yang krodit di wilayah itu.
Belum lagi, ketika hujan turun, jalan menjadi licin akibat ceceran tanah yang di bawa oleh truk. Hal itu yang mengakibatkan sepanjang jalan itu kerap kali terjadi kecelakaan.
“(Kecelakaan) sering banget a. Apalagi kalau hujan, jalan itu licinnya masyaallah. Ya seharusnya Pemkab Lebak tegas biar truk-truk besar itu gak keluar dari galian dan parkir seenaknya,” imbuhnya.
Baca Juga: Jadwal Tayang Clash of Champions Season 2 Episode 4 dan 5: Makin Tak Sabar, Siapa yang Bakal Lolos?
Warga lainnya, Asep juga menyampaikan keluhan yang sama. Asep bahkan menuding bahwa aktivitas truk galian c menjadi penyebab utama jalan di kawasan tersebut terus-terusan rusak.
Padahal, kata dia, jalan di lokasi itu sempat dilakukan perbaikan saat sebelum Ramadhan dan lebaran 2025 kemarin.
Adapun kerusakan pada ruas jalan Maja-Cisoka terjadi pada beberapa titik.
“Dulu sempat rusak, tapi memang di titik tertentu gitu. Terus pernah di tahun ini, dua kali. Sebelum puasa dan lebaran. Tapi sekarang lihat, hancur lagi. Yang jelas itu karena truk yang tidak ditindak,” terang Asep.
Terkait kondisi jalan di wilayah tersebut yang rusak, Pemerintah Provinsi atau Pemprov Banten sendiri berencana melakukan perbaikan pada titik-titik padat aktivitas seperti area pasar, Puskesmas, kantor kecamatan, dan kelurahan di sepanjang ruas jalan Maja-Citeras dan ruas Maja-Koleang-Tigaraksa dengan anggaran sebesar Rp14 miliar.
Baca Juga: Bisnis Pewangi Pakaian di Kota Serang Semakin Menjanjikan, Sebulan Ludes 500 Liter
Namun menurut Asep, persoalan yang terjadi di ruas jalan tersebut tak akan bisa selesai jika pemerintah tidak menertibkan truk-truk ODOL.
“Harusnya ya truk-truk yang over tonase itu yang ditindak. Bawa barang seenaknya. Jalan akan terus rusak walaupun diperbaiki lagi kalau truk-truk ODOL masih berseliweran,” imbuhnya.
Sementara, DPUPR Provinsi Banten melalui Kepala Seksi Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Jalan dan Jembatan, Firman Zuliansyah mengatakan bahwa rencana perbaikan jalan itu berdasarkan laporan dari masyarakat terkait kondisi jalan di wilayah itu yang rusak.
Bahkan, Gubernur Banten, Andra Soni sempat mengunjungi ruas jalan Citeras-Tigaraksa segmen Maja-Cisoka.
Baca Juga: Simak 6 Spesifikasi Laptop untuk Pelajar: Ringan, Fungsional, dan Terjangkau
“Mudah-mudahan tahun ini, Juli atau Agustus sudah mulai dibangun, kita fokus pada segmen yang rusak berat,” katanya singkat.***















