BANTENRAYA.COM – Bupati Tangerang Maesyal Rasyid dan Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah mengaku akan langsung tancap gas untuk pelaksanaan program 100 hari kerja.
Di mana, Maesyal Rasyid akan mulai aktif berkantor sebagai Bupati Tangerang pada Senin, 3 Maret 2025, usai sepekan terakhir mengikuti retreat di Akademi Militer atau Akmil Magelang.
“Saya dan Bu Intan kembali akan merapatkan barisan seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk langsung melaksanakan program 100 hari kerja yang telah disusun pasca mengikuti retreat,” kata Maesyal Rasyid usai mengikuti retreat di Akmil Magelang pada Jumat, 28 Februari 2025.
Mantan Sekretaris Daerah atau Sekda Kabupaten Tangerang ini mengatakan, ada 5 prioritas program dengan visi terwujudnya masyarakat Kabupaten Tangerang yang sejahtera dan berdaya saing.
Baca Juga: Hari Pertama Puasa, Pengunjung Padati Lokasi Kadaharan Buka Puasa
Program prioritas yang akan dikerjakan pada masa 100 hari pertama ini sejalan dan selaras dengan program pemerintah pusat dibawah kepemimpinan Prabowo Subianto.
“Ada 5 program unggulan yang akan saya dan bu Intan lakukan segera setelah mengikuti retret ini dengan visi terwujudnya masyarakat Kabupaten yang sejahtera dan berdaya saing,” kata pria yang biasa disapa Rudi Maesyal seperti dikutip dari tangerangkab.go.id pada Sabtu, 1 Maret 2025.
5 program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Tangerang yaitu pemerintahan yang inovatif maju dan smart (PRIMA), program sosial ekonomi kerakyatan dan daerah (PROSPEK), telenta unggul dan generasi sehat (TUNTAS), sekolah terpadu ramah anak (SETARA) dan sistem lingkungan yang aman ramah dan berkesinambungan (SELARAS).
Maesyal Rasyid menjelaskan, pengalamannya saat mengikuti retreat, banyak hal yang ia dapatkan, selain ajang silahturahmi, saling berbagai ilmu dan pengetahuan sangat membantu dalam pembangunan daerah masing-masing.
Baca Juga: Daftar Alamat SPBU Shell di Serang dan Cilegon, Bisa Jadi Pilihan Isi BBM
“Selain sebagai ajang silahturahmi, melalui retret ini, kita bisa saling tukar informasi dan pengalaman yang berharga dalam rangka membangun daerah,” kata Rudi Maesyal.***















