BANTENRAYA.COM – Bupati Lebak dan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Provinsi Banten Iti Octavia Jayabaya mengaku tidak terpikir untuk maju pada Pilkada Banten 2024.
Ia menegaskan, ketimbang memikirkan soal peluang jadi Gubernur Banten, dirinya saat ini lebih memiliki fokus untuk menuntaskan jabatan yang diembannya.
“Tidak terpikir (jadi Gubernur Banten), dulu saya juga tidak terpikir menjadi bupati,” ujarnya kepada awak media usai acara peletakan batu pertama pembangunan Kantor DPD Demokrat Provinsi Banten, Kota Serang, Kamis, 9 September 2021.
Baca Juga: Mahasiswa Lebak Desak Iti-Ade Transparan Penggunaan Anggaran Covid-19
Mantan anggota DPR RI itu menuturkan, pihaknya hanya akan mengikuti takdir yang diberikan kepadanya, meski pada 2024 nanti ia sudah akan melepas jabatannya sebagai Bupati Lebak.
Seperti diketahui, saat ini adalah periode kedua Iti menjadi orang nomor satu di Kabupaten Lebak dengan pasangan yang sama yakni Ade Sumardi.
Pasangan Iti-Ade akan memasuki masa akhir jabatan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lebak pada 15 Januari 2024.
Baca Juga: Juara Spain Master, Putri Kusuma Dapat Bonus Puluhan Juta dari Bupati Tangerang
“Fokus bekerja, saya fokus menjadi orang yang bermanfaat. Tergantung Allah menuntun saya kemana, yang jelas artinya Partai Demokrat menjadi tempat pengabdian saya di politik dan juga masyarakat,” katanya.
Terlebih, putri sulung mantan Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya itu kini sedang fokus pada kesehatannya. Sebab, dirinya memerlukan masa pemulihan yang cukup panjang pasca terinfeksi Covid-19.
“Doakan saja semoga saya diberikan kesehatan, karena terus terang saja pasca covid ini saya recovery lama, sehingga baru bisa kegiatan lagi,” ungkapnya.
Baca Juga: Pandemi Covid-19 dan PPKM, Pelaku Seni Musik Kehilangan Job Sampai Tidak Bisa Makan Tiga Hari
Meski demikian, Iti menegaskan jika hal itu bukan berarti membuat dirinya bersantai menjelang Pemilu 2024. Pihaknya telah mempersiapkan sejumlah agenda kepartaian, salah satunya adalah dengan mempercepat pelaksanaan musyawarah daerah (musda).
“Meskipun masa jabatan saya dengan Pak Eko (Susilo, Sekretaris DPD Demokrat Banten) baru tiga tahun kurang, tetapi ini untuk mempersiapkan pelaksanaan pemilu,” tuturnya.
“Kami juga DPD Demokrat Banten mempercepat pelaksanaan musda di 2021 (seharusnya di 2022),” tambahnya.
Baca Juga: Segera Daftar! Program Kartu Prakerja Gelombang 20 Sudah Dibuka, Ini Syarat dan Linknya
Iti mengungkapkan, percepatan pelaksanaan musda dilakukan seusai arahan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. Dengan pelaksanaan musda di tahun ini maka pada 2022 partai bisa fokus untuk mempersiapkan pemilu 2024.
“Sehingga di 2022 kami konsentrasi rekrutmen untuk tahapan pileg dan pilkada karena waktunya bersamaan di tahun yang sama,” ujarnya.
Agar di 2024 bisa memeroleh hasil maksimal, maka pihaknya akan terus menjalankan strategi partai yaitu berkoalisi dengan masyarakat.
Baca Juga: Lebak Selatan Bakal Punya Tol, Menghubungkan Pelabuhan Ratu hingga Bayah
Walau begitu, fokus utama saat ini adalah untuk bersama-sama menangani Covid-19.
“Mimpinya itu dulu, sekarang bagaimana bersama-sama bahu membahu melawan pandemi Covid-19 ini, masyarakat memiliki memotivasi kembali bangkit bersama,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Banten Wahidin Halim juga mengaku, belum memikirkan apakah dirinya akan kembali maju di 2024 atau tidak. Saat ini yang ada di benaknya adalah bagaimana bisa menangani pandemi Covid-19.
“Sekarang saya sedang fokus menangani pandemi Covid-19,” tuturnya. ***















