• Rabu, 20 Oktober 2021

Pandemi Covid-19 dan PPKM, Pelaku Seni Musik Kehilangan Job Sampai Tidak Bisa Makan Tiga Hari

- Kamis, 9 September 2021 | 19:42 WIB
Pimpinan Grup Musik Mahesta Hidayat menunjukkan peralatan musik di rumahanya yang sudah lama tidak terpakai, Kamis 9 September 2021. Akibat Covid-19, membuat para pelaku seni kehilangan job.
Pimpinan Grup Musik Mahesta Hidayat menunjukkan peralatan musik di rumahanya yang sudah lama tidak terpakai, Kamis 9 September 2021. Akibat Covid-19, membuat para pelaku seni kehilangan job.

BANTENRAYA.COM - Pandemi Covid-19 terutama di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat PPKM membuat para pelaku seni musik di Kabupaten Serang, Provinsi Banten kehilangan job.

Selain mereka kehilangan job, di antara pelaku seni musik bahkan ada yang tidak bisa makan sampai tiga hari.

Salah satu pelaku seni musik Khalid Hidayat mengatakan, hampir seluruh pelaku seni musik di Serang-Cilegon merasakan dampak dari adanya pendemi Covid-19.

Baca Juga: Pasien Covid-19 di RSDP Serang Tersisa 10 Orang, Ruang Perawatan Mulai Dikurangi

"Di awal-awal pandemi banyak bookingan untuk di acara resepsi pernikahan dan acara-acara yang lain seperti pesta pada dibatalkan," ujar Hidayat, Kamis 9 September 2021.

Pimpinan group musik Mahesta itu menuturkan, banyak di antara pelaku seni musik yang terpaksa banting setir berjualan online, jual pecel dan yang lainnya, bahkan ada yang terpaksa menjadi pengamen dan menjadi kuli bangunan.

"Karena rata-rata temen kami ini enggak punya keahlian yang lain dan hanya bisa bermain musik saja, jadi begitu ada Covid-19 ini mereka kesulitan mencari nafkah. Bahkan ada teman saya dia pemain melodi datang ke rumah saya sambil nangis bilang sudah tiga hari istrinya enggak bisa masak karena enggak ada yang dimasak," ungkapnya.

Baca Juga: Mengenal Sosok Yuliani, Petani Cantik Produsen Beras Sultan hingga Diekspor Sampai Korea

Pria Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang yang juga usaha menyewakan jasa peralatan pesta dan fotografer itu menuturkan, yang lebih memprihatinkan lagi bagi para pelaku seni musik mereka harus membayar angsuran ke bank.

Halaman:

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pembahasan UMP Banten 2022 Terkendala SE Menaker

Rabu, 20 Oktober 2021 | 08:00 WIB

Rp7 Miliar untuk Pembongkaran Masjid Agung Ats Tsauroh

Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:00 WIB
X