BANTENRAYA.COM – Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Risiko oleh Satuan Pengawasan Internal (SPI), di Ruang Multimedia Rektorat Untirta.
Ketua SPI Untrita Rudi Zulfikar menyampaikan, kegiatan ini didasarkan terhadap peraturan yang ada, yang merupakan suatu kewajiban.
Adanya hasil penilaian materitas penyelenggara SPIP Untirta tahun 2020, yang mana hasilnya memang ada poin yang terkait dengan penilaian resiko yang masih minim.
Baca Juga: Daftar Nomor Darurat Rumah Sakit di Wilayah Kota Cilegon dan Kota Serang
“Sehingga bisa diberikan pemahaman serta bimbingan tentang pentingnya resiko dalam setiap keputusan sehingga dalam kegiatan baik yang bersifat mengambil keputusan atau tidak, harus mengantisipasi resiko yang akan dihadapi,” katanya.
Sementara itu, Rektor Untirta Fatah Sulaiman mengaku berkomitmen seluruh aktivitas pengelolaan berbagai perencanaan menggunakan anggaran untuk difungsikan.
Digunakan dalam pencapaian program sesuai dengan apa yang dicanangkan, sesuai dengan regulasi, peraturan perundangan yang berlaku.
Baca Juga: 6 Anggotanya Jadi Tersangka, Serikat Buruh Banten Siapkan Tim Bantuan Hukum
Maka SPI Untirta menjadi sayap kanan bagi pimpinan universitas, untuk melakukan pengendalian secara Internalal mulai dari perencanaan sampai dengan realisasi anggaran supaya efektif dan efisien.
“Satuan Pengawasan Internalal (SPI) merupakan unit satuan kerja yang bertugas untuk memberikan keyakinan serta berfungsi melakukan kegiatan konsultasi yang objektif dan independen,” ujarnya.
Dengan tujuan, lanjutnya, meningkatkan nilai perusahaan dan rasa percaya terhadap pengelolaan keuangan perusahaan dengan menjamin bahwa perusahaan telah digunakan secara efektif dan efisien.
Baca Juga: Lesti Kejora Melahirkan Anak Pertamanya Baby L Secara Prematur, Ternyata Akibat Hal Ini
Selanjutnya juga dilaporkan dalam laporan keuangan dengan akurat dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Saya ingin memastikan kerangka kerja maupun proses pengendalian, manajemen risiko dan tata kelola perusahaan telah berfungsi dengan baik,” imbuhnya. ***



















