BANTENRAYA.COM – SMPIT Banten Islamic School kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi calon pemimpin masa depan.
SMPIT Banten Islamic School mengamalkannya melalui penerapan metode Student-Led Conference (SLC) dalam kegiatan pembagian rapor semester genap tahun ajaran 2024/2025.
Metode SLC yang digunakan oleh SMPIT Banten Islamic School merupakan pendekatan inovatif di mana siswa berperan aktif dalam menyampaikan hasil belajar mereka secara langsung kepada orang tua.
Baca Juga: BELUM CUKUP! DLH Kota Cilegon Minta Lotte Tambah Lagi 3 Titik Baku Mutu Udara
Dalam sesi ini, siswa SMPIT Banten Islamic School mempresentasikan capaian akademik, pelajaran yang diminati.
Kemudian kesan dan pesan, serta target pembelajaran untuk semester berikutnya hingga membacakan doa khusus untuk orang tuanya.
Para guru SMPIT Banten Islamic School hadir sebagai fasilitator dan memberikan umpan balik selama sesi berlangsung.
Baca Juga: Menjelajahi Sejarah dan Literasi: MTs Salafiyyah Darul Bayan Adakan Wisata Edukatif
Kegiatan ini dilaksanakan secara terjadwal di ruang kelas masing-masing dan dihadiri langsung oleh orang tua atau wali siswa pada Senin, 23 Juni 2025 di SMPIT Banten Islamic School, Serang Banten.
Selain membahas rapor akademik, momen ini juga menjadi ajang refleksi bersama antara siswa, orang tua, dan guru untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka serta mendorong kolaborasi dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Salah satu bagian yang paling membanggakan adalah capaian tahfidz siswa, yang dipresentasikan langsung kepada orang tua.
Sebagai bentuk hadiah dan penghargaan, beberapa siswa bahkan membacakan hafalan Alquran secara langsung sebagai persembahan untuk orang tua mereka.
Banyak di antara mereka yang berhasil menyelesaikan target hafalan juz tertentu, bahkan ada yang melampaui target yang telah ditetapkan.
Suasana kegiatan terasa semakin hangat dan menyentuh ketika setiap siswa menyajikan makanan atau jamuan ringan yang disesuaikan dengan kesukaan orang tua masing-masing.
Baca Juga: Jadwal Konser PRJ 2025 Pekan Ini 23-29 Juni: Ada NDXAKA, JKT48 Hingga Tipe X
Hal ini menjadi bentuk penghormatan dan ungkapan terima kasih dari anak kepada orang tuanya atas dukungan dan doa yang tak henti selama proses belajar.
Tak sedikit orang tua yang menitikkan air mata saat mendengar langsung presentasi dari anak-anak mereka – baik karena bangga, terharu dengan capaian tahfidz, maupun karena melihat perubahan sikap dan kematangan berpikir sang anak.
Kepala SMPIT Banten Islamic School, Ridwan Nurkarim menyampaikan bahwa metode ini dipilih karena mampu menumbuhkan rasa percaya diri, tanggung jawab, dan keterampilan komunikasi siswa.
Baca Juga: Libur Tahun Baru Islam 2025 Hanya Sehari atau Jadi Long Weekend? Cek Jadwal Lengkapnya
“Metode SLC ini sudah berjalan selama dua tahun pelajaran. Berdasarkan riset kami, di wilayah Serang dan Cilegon, sejauh ini belum ada sekolah lain yang menggunakan metode ini dalam pembagian rapor,” tuturnya.
“Melalui SLC, siswa belajar menyampaikan pencapaiannya secara jujur, mengenali kekuatannya, dan menyadari hal-hal yang perlu diperbaiki. Ini adalah bagian dari pendidikan karakter yang menjadi fokus utama kami di SMPIT BIS,” ujarnya.
Para orang tua pun menyambut baik metode ini karena memberi kesempatan untuk melihat secara langsung perkembangan anak dari sudut pandang mereka sendiri.
Baca Juga: Dibangun Rp225 miliar, Ini Sejarah Kemegahan Stadion Gelora Geger Cilegon
Dengan penerapan metode SLC ini, SMPIT Banten Islamic School berharap siswa tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, komunikatif, dan bertanggung jawab terhadap proses belajarnya sendiri. ***



















