BANTENRAYA.COM – Di tengah arus globalisasi, masyarakat Banten khususnya kalangan milenial jangan sampai tidak mengenal pakaian peremuan khas. Seperti apa jenis pakaian dan nilai filosifinya berikut laporannya.
Dikutip dari laman resmi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten, bahwa pakaian perempuan khas Banten menurut Peraturan Gubernur Banten No 13 tahun 2009 tentang pakaian khas Banten adalah sebagai berikut :
Pakaian perempuan khas Banten selalu menggunakan karembong atau kerudung berwarna krem yang ditempatkan di kepala. Kerudung ini identitas seorang muslimah.
Kebaya Encim berwarna krem dengan kerah Sanghai tanpa motif.
Kebaya ini melambangkan ketulusan dan keikhlasan dalam berkarya. Rok atau kain dengan motif ‘tapak kebo’ atau ‘garuda yaksa’ berwarna emas. Rok atau kain ini melambangkan pembauran Banten dengan Melayu.
Selendang bermotif ‘tapak kebo’ berwarna emas senada dengan kain. Pemakaiannnya disampirkan dipundak sebelah kanan. Hal ini melambangkan kepatuhan, kesehatan, kesetiaan dan kegigihan dalam menerima amanah. Entah itu didalam keluarga, karir dan masyarakat.
Selop berwarna hitam menjadi paduan yang bisa dikenakan sebagai alas kaki. ***



















