BANTENRAYA.COM – Baru-baru ini Gubernur Banten, Wahidin Halim meminta untuk mempercepat pembangunan infrastruktur pengungsian dan mewaspadai potensi gempa dan tsunami di wilayah Kota Cilegon dan sekitarnya.
Wahidin Halim mengingatkan akan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan dari semua pihak dalam hal ini.
Apalagi Banten berada pada zona megathrust di sebelah Selatan, dan aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda di sebelah Barat.
Baca Juga: Waspada Ancaman Bencana di Musim Pancaroba
“Pembangunan pengungsian perlu dipercepat seperti pembangunan shelter, jalur evakuasi, rambu-rambu, serta gudang logistik,” ujar Wahidin Halim melalui keterangan tertulisnya. Kamis 17 Februari 2022.
“Pemprov Banten siap membangun infrastruktur pengungsian dengan dukungan penyediaan lahan dari Kabupaten/Kota,” lanjut Wahidin Halim selaku Gubernur Banten.
Berdasarkan Kutipan Bantenraya.com melalui laman Instagram @PVMBG_, perlu kita ketahui bahwa Gunung Anak Krakatau (GAK) kembali mengalami erupsi pada Sabtu, 5 Februari 2022.
Baca Juga: Natta Reza Merayakan Hari Pernikahannya yang ke 5 Dengan Wardah Maulina, Ini Doanya
Gunung berapi yang terletak di Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, ini kembali erupsi belum lama ini.
Hal tersebut berdasarkan informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui situs Magma Indonesia, erupsi pertama terjadi pada pukul 3.54 WIB.
Pada saat itu erupsi tersebut terjadi dan terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 50 mm dan durasi 52 detik.
“Perlu adanya pemahaman bersama tentang persoalan ini. Gempa bisa terjadi kapan saja dan memiliki potensi tsunami,” ujar Wahidin.
Baca Juga: Almaz Rajai Penjualan di Wuling Cilegon
Wahidin juga mengatakan, Kota Cilegon memiliki sejumlah objek vital negara dan banyaknya perusahaan industri kimia.
Menurutnya, hal ini dapat meningkatkan risiko dampak jika terjadi gempa dan tsunami di wilayahnya Provinsi Banten tersebut.
Wahidin juga mengatakan, perlu ditingkatkan sosialisasi bersama antara Pemprov Banten dan Pemkot Cilegon sebagai bentuk upaya mitigasi bencana yang kemungkinan akan terjadi bencana alam kapan saja.
Baca Juga: Gelar Kejurkab Atletik untuk Persiapkan Porprov Banten
“Masyarakat juga perlu mendapatkan peringatan untuk meningkatkan kewaspadaan. Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, Kota Cilegon, dan Kota Serang harus sungguh-sungguh memperhatikan masyarakat,” tutup Gubernur Banten.***


















