BANTENRAYA.COM – Usaha rumahan yang dilakukan oleh para perempuan di Banten harus terus dikembangkan, dan harus mampu bersaing dalam era digital seperti saat ini.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan dan Keluarga Berencana atau DP3AKKB Provinsi Banten Sitti Ma’ani Nina saat menghadiri Hari Jadi ke-2 Sistem Jendela Informasi Wanita (Sijelita).
Menurut Nina, dengan adanya perkembangan usaha rumahan yang digarap oleh para perempuan di Banten maka akan tercipta kemandirian keluarga.
Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Pelayanan Pendidikan, Ini yang Dilakukan Poltek PGRI Banten
Sebab, peran usaha rumahan kalangan perempuan ini, mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
“Pemerintah Pusat bersama dengan Pemerintah daerah fokus untuk mengembangkan unit mikro usaha kecil menengah (UMKM),” kata Nina, kemarin.
Dalam kesempatan itu, Nina memberikan motivasi kepada peserta yang hadir untuk tetap semangat dan terus bermotivasi dalam setiap produk rumahan yang dikelola oleh kalangan perempuan.
Baca Juga: Ada Pekerjaan Konstruksi, Pengguna Tol Tangerang-Merak Diminta Perhatikan Hal ini
Senada disampaikan oleh Ajis, salah seorang pendiri Sijelita yang menyampaikan bahwa Sijelita adalah wadah bagi permepuan di Banten untuk usaha dan mengembangkan produk rumahan melalui online.
“Tetap semangat dan kembangkan produk rumahan ibu-ibu yang hadir disini, karena UMKM salah satu upaya untuk membangkitkan ekonomi nasional,” ucapnya.
Sementara itu, akademisi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Wulan Retnowati menyampaikan bahwa dalam mengembangkan usaha rumahan harus jeli dalam menentukan produk.
Baca Juga: Lakukan Adegan ‘Bobo Bareng’ dengan Pacar, Tukang Steam Mobil di Cikande Dituntut 9 Tahun Penjara
“Cari produk yang berkualitas dan menarik bagi para konsumen,” ujarnya. ***



















