BANTENRAYA.COM – Nelayan Pandeglang Selatan diimbau untuk lebih mewaspadai gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di perairan Selat Sunda.
Imbauan potensi gelombang tinggi ini dikeluarkan lantaran intensitas hujan akhir-akhir ini disertai angin kencang kerap terjadi.
Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pandeglang, Lilis Sulistiati mengatakan, peringatan dini gelombang tinggi diperoleh berdasarkan informasi dari BMKG.
Baca Juga: Ada Pekerjaan Konstruksi, Pengguna Tol Tangerang-Merak Diminta Perhatikan Hal ini
berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) saat ini kondisi cuaca sedang buruk, bahkan ekstrim. Peringatan dini tersebut dapat menjadi perhatian para nelayan.
“Informasi yang kami terima dari BMKG sekarang lagi peralihan musim dari musim kemarau ke musim hujan,” kata Lilis, Rabu 27 Oktober 2021.
“Ini perlu jadi perhatian nelayan untuk lebih hati-hati dan waspada ketika menangkap ikan di laut,” imbuhnya.
Dikatakannya, peringatan dini cuaca beberapa hari terakhir harus menjadi acuan bagi nelayan dan agar lebih waspada saat melaut.
“Nelayan harus tetap waspada dan menjaga keselamatan saat pergi melaut,” pesannya.
Menurut Lilis, berdasarkan prakiraan cuaca yang diperoleh, intensitas hujan beberapa hari terakhir disertai angin.
Baca Juga: Lakukan Adegan ‘Bobo Bareng’ dengan Pacar, Tukang Steam Mobil di Cikande Dituntut 9 Tahun Penjara
“Cuaca sekarang kurang menentu, karena intensitas hujan kadang lebat dan sedang,” terangnya.
Sekretaris Dinas Perikanan Pandeglang Winarno mengatakan, sesuai informasi peringatan gelombang tinggi dari BKMG harus menjadi acuan para nelayan untuk lebih waspada pada saat melaut.
“Kami imbau nelayan lebih hati-hati dan siapkan alat pelindung berupa pelampung pada saat melaut,” pesannya. ***


















