BANTENRAYA.COM – Politeknik (Poltek) PGRI Banten diharapkan dapat terus melakukan pembenahan demi meningkatkan kualitas dan pelayanan pendidikan yang lebih baik bagi masyarakat.
Demikian terungkap saat pelepasan 162 wisudawan Poltek PGRI Banten di Hotel The Royale Krakatau.
Badan Pengurus Harian (BPH) Perguruan Tinggi (PT) PGRI Serang Aspizain Caniago mengatakan, kepercayaan yang besar dari masyarakat dan dunia kerja harus mampu memotivasi Poltek PGRI Banten.
Baca Juga: Mantan Walikota Cilegon Edi Ariadi Ambil Berkas Pencalonan Ketua KONI Banten, Kantongi 20 Dukungan
Harus mampu untuk terus meningkatkan mutu akademik dengan memperhatikan penyediaan sarana dan prasarana pendidikan, pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan penyempurnaan kurikulum.
“Pada aspek pengelolaan akademik, kerja keras dan upaya pengembangan harus terus menerus dilakukan oleh segenap pimpinan dan seluruh unsur sivitas akademika Poltek PGRI Banten.
“Dengan begitu, secara legalitas dan kapasitas penyelenggara pendidikan tinggi, Poltek PGRI Banten dapat diandalkan bersaing dengan perguruan tinggi lainnya baik di tingkat provinsi maupun nasional,” katanya.
Baca Juga: Edo Febriansyah Gagalkan Kemenangan Arema
Aspizain melanjutkan, sebagai pengurus yayasan yang menyelenggarakan PT Poltek PGRI Banten, pihaknya menyadari bahwa mutu akademik hanya dapat dicapai apabila terus menerus mengembangkan sarana dan prasarana pendidikan.
“Untuk itu kami berkomitmen penuh mengupayakan pengembangan dan penyempurnaan fasilitas belajar agar mampu tercipta atmosfer akademik yang kondusif,” katanya
“Sehingga pada gilirannya akan mampu mencetak alumni yang selain siap bekerja di bidang masing-masing, juga bisa berwirausaha,” imbuhnya.
Baca Juga: Bunyi Pasal 368, 369, 370, dan 371 KUHP, Terkait Indomaret yang Trending Topik di Twitter
Selain itu, lanjut Aspizain, dukungan tenaga pengajar dengan kualifikasi yang memadai juga merupakan prasyarat bagi terselenggaranya proses transfer of knowledge, transfer of skill dan transfer of values.
“Kami terus memberikan peluang kepada setiap dosen untuk meningkatkan kapasitas kemampuan keilmuannya ke jenjang yang lebih tinggi dengan tetap memperhatikan skala prioritas kepentingan kampusnya,” tuturnya.
Termasuk juga yang tak kalah pentingnya, Aspizain menyatakan, penyesuaian kurikulum secara periodik harus terus dilaksanakan sesuai dengan pasar kerja dan perkembangan kewirausahaan.
Baca Juga: Badan Advokasi Investigasi Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Demo BI Banten, Ini Masalahnya
“Harus terus melakukan komunikasi dengan seluruh stakeholder yang ada terutama dalam hal dunia kerja,” ungkapnya.
“Untuk memahami kecenderungan perubahan kualifikasi kompetensi yang diperlukan di dunia kerja agar kurikulum selalu up to date dengan perubahan lingkungan,” ucapnya.
Sementara itu, Direktur Poltek PGRI Banten Arief Rahman mengatakan, pihaknya selalu berupaya memberikan yang terbaik dengan selalu menyelaraskan kompetensi yang diajarkan kepada mahasiswanya.
Baca Juga: Pelatih Perserang Putut Widjanarko Mengundurkan Diri
Disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja sehingga lulusannya diharapkan memiliki bekal ilmu pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha ataupun dunia kerja.
“Kami tidak hanya melaksanakan proses pengajaran saja tetapi kami upayakan setiap lulusan harus melewati proses magang selama 3 sampai dengan 6 bulan di perusahaan yang telah menjalin kerjasama dengan kami,” tuturnya.
“Walaupun masih dalam kondisi pandemi seperti saat ini kami tetap berkomitmen untuk tetap menyalurkan lulusan kami ke relasi perusahaan,” tambahnya. ***




















