BANTENRAYA.COM – Belasan perusahaan yang memproduksi pakan ternak yang ada di Provinsi Banten hingga saat ini masih kesulitan untuk memenuhi kebutuhan jagung mereka dari hasil pertanian di Provinsi Banten.
Dari total kebutuhan akan jagung mencapai 4.000 ton per hari, produksi jagung di Provinsi Banten baru memenuhi hanya 3 persen.
Sekretaris Jenderal Dewan Jagung Nasional Maxdeyul Sola mengatakan, Provinsi Banten memiliki potensi besar untuk memproduksi jagung guna memenuhi kebutuhan akan jagung untuk sejumlah industri pakan ternak di Provinsi Banten.
Karena itu, dia mendukung program penanaman jagung di kanan kiri jalan tol yang diinisiasi oleh Gubernur Banten Andra Soni.
Baca Juga: BK DPRD Kota Cilegon Nyatakan Hikmatullah Langgar Kode Etik
“Kita harus menciptakan jagung di Provinsi Banten untuk pabrik yang banyak,” ujar Sola.
Sola mengungkapkan, pada dasarnya pabrik pakan yang ada saat ini siap membeli jagung dari para petani yang ada di Provinsi Banten. Apalagi, jarak Banten yang dekat dengan pabrik pembuat pakan ternak akan membuat kualitas pakan menjadi lebih baik.
“Mudah-mudahan cita-cita Pak Gubernur mengembangkan jagung dapat terwujud dalam waktu dekat,” katanya.
Dengan memanfaatkan lahan yang ada di Provinsi Banten maka peningkatan produksi jagung di Provinsi Banten akan dapat dilakukan.
Baca Juga: PSK Online di Kota Serang Ditarget Layani 5 Pelanggan Sehari
Menurutnya peluang ini harus ditangkap oleh para petani di Provinsi Banten. Apalagi, saat ini harga jagung dengan cukup baik sekitar Rp5.500 di pabrik.
“Dengan cost produksi hanya Rp15 juta paling tinggi, kalau petani menghasilkan 8 ton itu sudah bisa menghasilkan Rp40 juta,” kata dia.
Selain keuntungan dari penjualan jagung, kata Sola, petani juga bisa memanfaatkan batang dan daun jagung yang masih hijau sebagai pakan ternak. Dengan demikian, maka keuntungan petani akan semakin besar.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, masih banyaknya perusahaan pakan ternak di Banten yang membutuhkan pasokan jagung merupakan peluang bagi sektor pertanian di Provinsi Banten.
Baca Juga: PKL Pasar Kranggot Cilegon Bakal Direlokasi ke dalam Hanggar, Segini Harga Sewanya
Bila ini dikelola dengan baik, maka akan meningkatkan kesejahteraan para petani jagung di Provinsi Banten.
“Ini adalah peluang bagi kita semua,” kata Andra.
Untuk itu, Andra menggandeng seluruh stakeholder untuk bersama-sama bersinergi meningkatkan produksi jagung di Provinsi Banten untuk menjaga ketahanan pangan di Provinsi Banten yang lebih baik.
Pemerintah Provinsi Banten akan secara massif menanam jagung di lahan-lahan pertanian, termasuk di lahan yang tidak produktif.
Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid mengatakan, perusahaan-perusahaan produksi pakan ternak membutuhkan 4.000 ton jagung per hari atau sama dengan 1,4 juta ton lebih per tahun. Sementara produksi jagung di Provinsi Banten saat ini baru mencapai sekitar 120.000 ton per tahun.***


















