BANTEN RAYA.COM – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pandeglang akan melelang 12 jabatan eselon 2 B dan daftarnya ada dibawah.
Lelang jabatan ini untuk mengisi kekosongan pejabat eselon 2 B yang ditinggal penisun oleh pejabat sebelumnya.
Daftar 12 jabatan eselon 2 B yang kosong adalah 3 bidang Staf Ahli Bupati, Kepala Satpol PP, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Baca Juga: Istri Nardji Cagur Dukung Suaminya ke Dunia Politik, Mau Nyalon Jadi Anggota DPR-RI
Kemudian ada Kepala BPBD, Kepala Dinas Perhubungan, Sekretaris Daerah, Direktur RSUD Berkah, Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan, dan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Pandeglang.
Sekretaris BKPSDM Masitoh didampingi mantan Kepala BKPSDM Pandeglang Ali Fahmi Sumanta mengatalan, sebelum 12 jabatan eselon 2 dilelangkan, pihaknya akan membuat perencanaan hingga mengusulkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).
“Untuk lelang jabatan diawali dari perencanaan dilanjutkan dengan pembuatan SK (surat keputusan) Pansel (panitia seleksi) dan persetujuan dari KASN. Kalau tahapan itu sudah ada, baru bisa dibuka pendaftran,” kata keduanya, ditemui usai pelantikan 23 pejabat eselon 2 B dan Direktur Perumdam di Pendopo Pandeglang, Rabu 5 Januari 2022.
Baca Juga: Kronologi Kim Mi Soo, Yeo Jeong Min di Snowdrop Meninggal Dunia Secara Mendadak
Dikatakannya, jabatan kepala OPD yang kosong lantaran pejabat sebelumnya telah memasuki masa pensiun. Sementara pos yang kosong dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt).
“Banyak pejabat yang pensiun beberapa tahun terakhir ini. Selama proses open biding, eselon II B yang kosong diisi oleh Plt,” ujar Masitoh.
Masitoh menerangkan, untuk 23 pejabat yang baru saja dilantik tersebut menyesuaikan dengan Peraturan Daerah (Perda) Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) yang baru. “Pelantikan itu untuk penyesuaian Perda SOTK, karena ada OPD yang digabung dan ditambah,” terangnya.
Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, pelantikan 23 pejabat karena pemerintah daerah baru menyelesaikan Perda SOTK baru. Irna mengharapkan, para pejabat yang dilantik mampu memberikan kinerja baik dalam mempercepat pembangunan sesuai harapan masyarakat.
“Rotasi mutasi hal biasa sebagai penyegaran, tapi yang harus diperhatikan jabatan yang diemban mereka (pejabat yang dilantik) harus bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Irna meminta, pejabat yang dilantik segera melakukan akselerasi dengan tempat kerja yang baru. “Saya berharap para pejabat dapat bekerja dengan baik untuk kemajuan Kabupaten Pandeglang,” pesannya.***

















