BANTENRAYA.COM – Sebanyak 26 orang siswa tengah menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRAM) yang merupakan program unggulan Presiden Prabowo Subianto di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Para peserta didik warga Pandeglang tersebut tengah menempuh sekolah setingkat SLTA.
Kepala Dinas Sosial Pandeglang, Wawan Setiawan membenarkan, siswa tersebut sudah dikirim ke asrama SRAM. Mereka akan menempuh sekolah hingga lulus. “Sudah kami kirim ke sekolah rakyat di Tangsel. Selama menempuh pendidikan mereka tinggal di asrama modern yang disediakan pemerintah,” kata Wawan, Selasa 25 Agustus 2025.
Kata Wawan, sekolah rakyat hadir sebagai solusi nyata untuk memberikan akses pendidikan yang merata, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Hal itu sesuai pendataan yang telah dilakukan oleh dinasnya. “Siswa yang masuk sekolah rakyat masuk desil 1 sangat miskin, dan desil 2 miskin. Itu hasil pendataan kami,” ujarnya.
Baca Juga: Beberapa Kepala Daerah diduga Minim Anggarkan Program Keterbukaan Informasi Publik
Kata Wawan, para pelajar yang terdaftar di sekolah rakyat tersebar di 16 kecamatan di Kabupaten Pandeglang, diantaranya di Kecamatan Panimbang. Sekolah rakyat yang merupakan program unggulan Presiden Prabowo Subianto.
“Tersebar di sejumlah kecamatan. Sekolah rakyat merupakan program bapak Presiden Prabowo dan bapak Wakil Presiden Gibran melalui Kementerian Sosial, yang berfokus pada pendidikan gratis yang ditujukan untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem,” ujarnya.
Dengan adanya sekolah rakyat, dia berharap, dapat menurunkan angka putus sekolah di kalangan warga kurang mampu di Kabupaten Pandeglang. Sebab, dapat meringankan beban keluarga agar anaknya bisa bersekolah. “Harapannya sekolah rakyat ini dapat memutus mata rantai kemiskinan,” harapnya. (***)

















